Bos Bappenas pastikan aturan penggunaan TKDN tak hambat pembangunan infrastruktur
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Bambang Brodjonegoro menegaskan penegakan hukum (law enforcement) penggunaan TKDN tidak akan menghambat jalannya proyek infrastruktur, terutama proyek strategis nasional (PSN).
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Bambang Brodjonegoro menegaskan penegakan hukum (law enforcement) penggunaan TKDN tidak akan menghambat jalannya proyek infrastruktur, terutama proyek strategis nasional (PSN).
"Yang pasti PSN tetap jalan. Karena itu dimulai konstruksi triwulan I atau II tahun depan, jadi tidak halangan. Yang penting adalah enforcement penggunaan TKDN, karena masih banyak proyek yang TKDN masih di bawah standar. Ada standarnya per proyek per bidang," ungkapnya saat ditemui, di Kantor Bappenas, Jakarta, Senin (27/8).
Menurutnya, law enforcement penggunaan TKDN akan mampu memperbaiki kinerja neraca perdagangan (trade balance) Indonesia yang mengalami defisit.
"Efektif dong. Kan kemarin kita trade balance kita defisit. Kalau kita bisa memenuhi TKDN otomatis trade balance terbantu dong. Justru kalau kita enforce sekarang jangka panjang akan lebih baik lagi," imbuhnya.
Dia pun menegaskan bahwa pemerintah pun tidak mau pengawasan penggunaan TKDN malah menghambat progres proyek infrastruktur. Namun, keseimbangan antara majunya proyek serta penggunaan TKDN harus tetap ada.
"Sudah jadi perintah dalam Ratas terakhir. Kita tetap butuh penyelesaian infrastruktur. Cuma kita tidak ingin jangan sampai bisa mengganggu keseimbangan eksternal," ujar Bambang.
"Intinya tidak mengganggu proyek infrastrukturnya. Kan TKDN tidak boleh menghalangi proyek, tapi proyek harus mematuhi TKDN," tegas dia.
Baca juga:
Pemangkasan proyek strategis nasional dinilai lemahkan industri asuransi
Proyek rel ganda Bogor - Sukabumi masih terkendala masalah lahan
Agustus 2018, Wika kantongi kontrak baru Rp 23,45 triliun
Pemerintah segera bangun LRT Cibubur-Bogor
Menhub Budi kebut pembangunan jalur ganda Bogor-Sukabumi
Menteri Basuki: Pembangunan infrastruktur demi pemerataan dan keadilan