Bos Bappenas Beberkan Tantangan Pengembangan Sektor Manufaktur RI
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengatakan tantangan untuk sektor manufaktur adalah meningkatkan nilai tambah dan diversifikasi produk. Menurutnya, saat ini produk manufaktur Indonesia masih belum terlalu meyakinkan dari kedua sisi tersebut.
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengatakan tantangan untuk sektor manufaktur adalah meningkatkan nilai tambah dan diversifikasi produk. Menurutnya, saat ini produk manufaktur Indonesia masih belum terlalu meyakinkan dari kedua sisi tersebut.
"Jadi tantangan buat industri manufaktur kita adalah meningkatkan nilai tambah karena industri manufaktur secara umum nilai tambah relatif rendah, produk relatif tidak unik, sehingga persaingan dengan negara lain begitu kuat," kata Bambang saat ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (17/1).
Dia menambahkan, inovasi di sektor manufaktur yang berujung pada produk bernilai tambah harus terus didorong. Hal tersebut penting, agar Indonesia tidak lagi bergantung pada ekspor bahan mentah dan ekspor komoditas.
"Maka yang harus didorong adalah inovasi, dan inovasi produk, sehingga nantinya produk kita akan punya nilai tambah yang lebih tinggi dan relatif lebih unik, kalau sudah seperti itu nantinya produk kita akan lebih kompetitif secara ekspor, tidak lagi kita bergantung kepada sawit, batubara, tergantung kepada minyak untuk mendapatkan devisa," jelasnya.
Karena itu, revolusi industri yang mendorong pengembangan produk manufaktur yang memiliki nilai tambah sudah selayaknya dilakukan.
"(Revolusi industri) Tentunya bukan sudah siap, tapi harus disiapkan, karena sekarang gini kalau kita lihat struktur industri manufaktur kita untuk ekspor belum terlalu meyakinkan, artinya masih kalah dengan komoditas, padahal ke depan kita tidak boleh lagi tergantung pada komoditas, harus digantikan dengan produk yang punya nilai tambah lebih," tandasnya.
Baca juga:
Sepanjang 2018, Indeks Manajer Pembelian Manufaktur RI di Atas 50
Indonesia Tempati Urutan Ke-5 Negara Dengan Kontribusi Industri Manufaktur Tertinggi
Ini 5 Sektor Industri Ekspor Andalan Perbaiki Neraca Perdagangan
Industri Manufaktur Masih Jadi Penyumbang Pertumbuhan Ekonomi Terbesar di 2018
Teknologi Mutakhir Warnai Kemeriahan Pameran Manufaktur Terbesar di Indonesia