LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Bos Bapennas: Pemindahan Ibu Kota Hanya Tambah Inflasi 0,2 Persen

Menurut Bambang, jika baseline inflasi seperti tahun lalu sebesar 3,13 persen, berarti dengan adanya pemindahan Ibu Kota ini akan bertambah menjadi 3,33 persen. Jadi menurut Bambang ini masih berada pada batas yang bisa ditoleransi.

2019-06-26 17:26:47
Ibu Kota Pindah
Advertisement

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro menyebut bahwa pemindahan Ibu Kota akan memberi banyak dampak positif bagi perekonomian Indonesia. Namun ternyata tidak hanya dampak positif, rencana ini juga diakui akan menimbulkan satu dampak negatif yaitu, penambahan sedikit inflasi nasional.

"Mungkin dampak satu-satunya yang menjadi dampak negatif dari pemindahan Ibu Kota ini bisa menyebabkan tambahan inflasi. Tetapi tambahan inflasi itu sangat minimal, relatif kecil, terutama tadi kalau lokasinya memang memiliki infrastruktur yang lebih baik sektor produksi sekitarnya relatif beragam. Adapun tambahan inflasinya berkisar 0,2 persen," jelas Bambang di Jakarta.

Menurut Bambang, jika baseline inflasi seperti tahun lalu sebesar 3,13 persen, berarti dengan adanya pemindahan Ibu Kota ini akan bertambah menjadi 3,33 persen. Jadi menurut Bambang ini masih berada pada batas yang bisa ditoleransi.

Advertisement

Namun demikian, Bambang menyebut bahwa dampak positif lainnya dari pemindahan Ibu Kota di antaranya yaitu akan menurunkan kesenjangan antar kelompok pendapatan.

"Hal ini terlihat pada persentase kenaikan harga dari modal 0,23 persen dan kenaikan harga dari tenaga kerja sebesar sebesar 1,37 persen, jadi artinya pemindahan Ibu Kota ke provinsi yang baru akan menyebabkan perekonomian terdiversivikasi ke arah sektor yang lebih padat karya," ujar Bambang.

Bagi Bambang, padat karya ini penting karena salah satu tantangan yang Indonesia alami yaitu mengatasi pengangguran. "Jadi kita harus mendorong kegiatan padat karya sehingga bisa membantu kesenjangan antar kelompok pendapatan baik di regional maupun di tingkat nasional," kata Bambang.

Advertisement

Terakhir menurut Bambang dampak positif lainnya yaitu, mendorong perdagangan antar wilayah di Indonesia yaitu dari pulau Jawa ke provinsi luar Jawa dan antara provinsi di luar Jawa. "Tidak hanya antara Jawa dengan wilayah lain tetapi mendorong perdagangan antar wilayah," pungkas Bambang.

Reporter: Ayu Lestari Wahyu Puranidhi

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Diskusi Nasional Pemindahan Ibu Kota Negara
Bos Bappenas: Pemindahan Ibu Kota Baru Tingkatkan PDB Hingga 0,1 persen
Kecipratan Untung, Pengusaha Properti Dukung Pemindahan Ibu Kota RI
Kepala Bappenas: Ibu Kota Baru Ada di Suatu Daerah di Kalimantan
Ibu Kota Baru Bakal Terapkan Pembangunan Rendah Karbon
Istana Tegaskan Isu Ahok Jadi Ketua Tim Pembangunan Ibu Kota Baru Hoaks

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.