Blusukan ke Roxy, Mendag ngeluh banyak BlackBerry selundupan
Mendag mengancam memberi sanksi untuk distributor maupun pengecer yang nekat menjual ponsel selundupan.
Menteri Perdagangan Gita Wirjawan bersama rombongan blusukan ke kawasan pertokoan ITC Roxy Mas, Jakarta Barat. Kawasan itu dikenal sebagai salah satu pusat penjualan barang-barang elektronik, mulai dari telepon seluler hingga komputer.
Aksi blusukan Gita ini bertujuan mengawasi peredaran barang elektronik impor. Khususnya produk ponsel terbaru seperti BlackBerry Z10, tablet iPad, dan ponsel iPhone buatan Apple yang tidak memenuhi aturan pemerintah.
Saat menyambangi beberapa kios di lantai 1 dan 2 ITC Roxy, Gita dua kali menemukan kios sudah menjual BlackBerry Z10, tapi tidak memenuhi ketentuan yang diberlakukan.
"Banyak selundupan nih di sini," ungkap Gita di sela-sela sidak, Rabu (8/5).
Indikasi awalnya terlihat dari buku panduan yang bertuliskan 2005. Padahal BlackBerry Z10 adalah produk dari Research in Motion (RIM) yang diluncurkan tahun ini.
"(Kartu garansi abal-abal) bukan kadaluarsa lagi, tapi tidak benar itu namanya," katanya.
Gita mengancam memberi sanksi untuk distributor maupun pengecer yang nekat menjual ponsel tanpa buku manual, garansi, dan surat-surat lengkap.
"Ini merugikan negara, bisa sampai triliunan rupiah, kita lihat dulu, baru beri sanksi," tegasnya.
Dalam sidak kali ini, Gita didampingi Direktur Jenderal Standardisasi dan Perlindungan Konsumen Nus Nuzulia Ishak, Dirjen Perdagangan Luar Negeri Bachrul Chairi, Sekretaris Jenderal Kemendag Gunaryo.
(mdk/noe)