LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Blu-Jek sebut GO-JEK dan Grab Bike bukan saingan

Pasar pengguna ojek online di Jakarta masih sangat besar.

2015-09-17 13:38:54
GO-JEK vs GrabBike
Advertisement

Persaingan aplikasi berbasis transportasi ojek semakin marak. Aplikasi Blu-Jek melengkapi kehadiran dari GO-JEK dan Grab Bike.

Pendiri Blu-Jek Garret Kartono mengaku melihat besarnya pasar pengguna jasa ojek. Masyarakat memilih jasa ojek karena dianggap semakin efektif membelah kemacetan ibu kota.

"Untuk itu, kami melihat peluang pasar ini dengan membuat Blu-Jek," ujar Garret di Jakarta, kamis (17/9).

Advertisement

Seperti pendahulunya, GO-JEK maupun Grab Bike, pihaknya juga menjual pelayanan dan kemudahan konsumen mencapai tempat tujuan. "Kami ingin memberikan kemudahan bagi konsumen dan memberikan pilihan pada konsumen,"

COO Blu-Jek Michael Manuhutu mengatakan dua aplikasi ojek terdahulu yaitu Grab Bike dan GO-JEK merupakan pionir dalam aplikasi berbasis transportasi. Karena itu dia menganggap kedua aplikasi itu bukan kompetitor, melainkan partner kerja.

"Kami ada untuk melengkapi kekurangan layanan bagi masyarakat Indonesia," kata Michael.

Advertisement

Menurut dia, pangsa konsumen ojek online di Jakarta masih sangat besar. Dimana, ada 20 juta warga Jakarta yang beraktivitas dan membutuhkan akses layanan ojek karena tingginya aktivitas sehari-hari.

"Jadi bukan kami saingi. Tapi kami lebih kepada membantu melengkapi kekurangan yang ada," ucapnya.

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.