LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

BKPM Tawarkan Investasi Pengembangan Pasar Ciputat Lewat Skema KPBU

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menggandeng Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam merevitalisasi Pasar Ciputat melalui skema Kerja sama Pemerintah Badan Usaha (KPBU). Pengembangan bangunan pasar serta penataan prasarana penunjang lainnya membutuhkan investasi sebesar Rp 250 miliar.

2018-11-29 18:30:01
BKPM
Advertisement

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menggandeng Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam merevitalisasi Pasar Ciputat melalui skema Kerja sama Pemerintah Badan Usaha (KPBU). Pengembangan bangunan pasar serta penataan prasarana penunjang lainnya membutuhkan investasi sebesar Rp 250 miliar.

Untuk pengembalian investasi berasal dari user tariff yang terdiri dari biaya sewa kios, retribusi, serta pengelolaan parkir, toko, foodcourt, dan gedung lainnya selama masa konsesi 20 tahun. Proyek ini juga direncanakan akan mendapatkan penjaminan pemerintah (Government Guarantee) melalui PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia.

Deputi Bidang Perencaan Penanaman Modal BKPM Ikmal Lukman mengatakan, pemilihan skema KPBU tidak hanya atas pertimbangan keterbatasan anggaran semata, namun hal yang lebih penting adalah pemanfaatan partisipasi swasta yang memiliki pengetahuan, keahlian dan pengalaman untuk mewujudkan operasional pasar yang lebih berkualitas dengan anggaran yang lebih efisien.

Advertisement

"Pengembangan/Revitalisasi Pasar Ciputat melalui skema KPBU ini bertujuan bukan semata-mata untuk membangun sebuah pasar tradisional tetapi juga menyediakan fasilitas dan kualitas layanan yang layak bagi pedagang dan pengunjung Pasar Ciputat selama masa konsesi. Diharapkan ke depannya menjadi pilot project bagi proyek-proyek serupa," ungkap Ikmal, Kamis (29/11).

Selain itu, market sounding ini bertujuan untuk menyampaikan keberadaan proyek ini kepada pasar, juga untuk mendapatkan masukan (feedback) dari pasar terhadap bentuk kerjasama yang ditawarkan.

Dalam acara ini, hadir sekitar 75 peserta yang meliputi investor yang bergerak di bidang operator pasar, kontraktor, perbankan dan lembaga keuangan, konsultan, serta asosiasi terkait dari dalam dan luar negeri.

Advertisement

Baca juga:
Kepala BKPM dan Kepala Bappenas paparkan investasi Indonesia di Asian Alumni 2018
Bos BKPM soal turunnya peringkat kemudahan berinvestasi RI: Kita harus intropeksi
Menko Darmin bantah investasi kuartal III turun karena kebijakan kurang 'nendang'
Tak efektif tarik investor, ini usulan perbaikan aturan tax holiday
Raih anggaran Rp 100 M, BKPM siap ambil alih layanan online single submission

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.