LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

BKPM minta Luhut kawal investasi migas

Dari total investasi secara nasional, persentase investasi di bawah Kemenko Maritim terbilang besar khususnya di bidang energi. Investasi paling besar terdapat di sektor migas. Lembong mencontohkan investasi satu proyek migas bisa mencapai Rp 100 triliun.

2017-04-10 15:28:38
BKPM
Advertisement

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong mengunjungi Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan untuk membahas kondisi investasi di dalam negeri secara keseluruhan. Dari total investasi secara nasional, persentase investasi di bawah Kemenko Maritim terbilang besar khususnya di bidang energi.

"Itu lima tahun terakhir. Dengan banyak proyek baru di pembangkit listrik, migas, perkiraan saya pribadi sih ya bisa 25-40 persen dari investasi nasional," ujar Lembong usai bertemu Menteri Luhut, di Kementerian Kemaritiman, Senin (10/4).

Menurutnya, investasi paling besar terdapat di sektor migas. Lembong mencontohkan investasi satu proyek migas bisa mencapai Rp 100 triliun.

Advertisement

"Berarti Rp 100 triliun itu gede banget lho satu proyek. Jadi memang di sektor migas itu satu proyek bisa sampai puluhan triliun. Jadi kita harus memberikan perhatian khusus untuk menjaga kelangsungan proyek investasi di migas," katanya.

Untuk itu, pemerintah harus menjaga para investor yang berinvestasi di sektor migas. Mantan Menteri Perdagangan ini mengatakan jika investasi migas batal maka pemerintah menanggung kerugian yang besar.

"Mempertahankan dan menjaga yang sudah ada, jangan sampai ada yang batal. Kalau ada yang batal itu puluhan triliun bolongnya, kan itu buruk sekali dampaknya kepada realisasi," jelas Lembong.

Advertisement

Selain di sektor migas, Lembong menambahkan investasi di sektor pertambangan juga sangat besar. Khususnya, investasi dalam pembangunan pabrik pengolahan dan pemurnian atau smelter.

"Investasi di sektor smelter itu juga sangat-sangat sukses. Kita ini sudah top tiga di dunia produsen stainless steel baja tahan karat, itu berkat investasi di sektor smelter, Jadi itu yang besar-besar," tutupnya.

Baca juga:
Kurangi ketergantungan minyak, Arab Saudi andalkan lima sektor usaha
Setelah kafilah raja Arab Saudi pergi
Leeteuk minta Jokowi datang ke konser SuJu di Indonesia tahun depan
Bos BKPM ungkap perusahaan sepatu Korsel di China banyak lari ke RI
Tak ada penerbangan murah buat wisman Korsel enggan ke RI
Bos BKPM dorong Korea Selatan investasi sektor unggulan
Jepang minat investasi bikin alat musik di RI sebesar Rp 580,4 M

(mdk/sau)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.