LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Bio Farma Bakal Jadi Induk Holding Perusahaan BUMN Bidang Farmasi

Menteri BUMN Rini Soemarno memerintahkan agar pembentukan Holding Farmasi ini rampung pada Juni 2019.

2019-03-27 12:53:21
Holding BUMN
Advertisement

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) rencananya akan menunjuk PT Bio Farma (Persero) sebagai perusahaan induk untuk Holding BUMN Farmasi. Targetnya akan diselesaikan pada Semester I 2019.

Deputi Bidang Usaha Industri Agro dan Farmasi Kementerian BUMN, Wahyu Kuncoro menyatakan, pihaknya telah memilih Bio Farma untuk membawahi tiga perusahaan pelat merah lainnya yang bergerak di bidang farmasi, yakni Kimia Farma, Phapros dan Indo Farma.

"Ini kan 100 persen saham pemerintah itu mesti diberi induk tuh. Nah makanya kita hanya punya satu Bio Farma itu. Nah nanti Kimia Farma akan jadi anak, Indo Farma akan jadi anaknya," ujarnya di Jakarta, Rabu (27/3).

Advertisement

Dia mengatakan, Menteri BUMN Rini Soemarno memerintahkan agar pembentukan Holding Farmasi ini rampung pada Juni 2019. "Semester 1 targetnya bu Menteri BUMN," sambungnya.

Secara urgensi, Wahyu meneruskan, Holding Farmasi ini merupakan kelanjutan dari daftar perusahaan Holding yang telah menjadi ketetapan Menteri BUMN.

Adapun pada era pemerintahan kabinet Jokowi-JK ini telah terbentuk dua Holding perusahaan milik negara, yakni Holding Migas dan Holding Pertambangan. Sementara pembahasan akhir Holding Infrastruktur dan Holding Perumahan disinyalir telah mendapat lampu hijau dari kementerian teknis.

Advertisement

Wahyu melanjutkan, keputusan pembentukan Holding Farmasi ini tak akan dipengaruhi oleh adanya proses Pemilihan Presiden (Pilpres) yang bakal digelar pada 17 April mendatang.

"Kami memprosesnya tanpa memperhitungkan Pilpres atau enggak ya. Tapi secara administrasi di kepemerintahan kita laksanakan," tegas dia.

Reporter: Maulandy Rizki Bayu

Baca juga:
Tekan Impor Bahan Baku Industri Farmasi, ini Strategi Menperin Airlangga
Resmi Akuisisi Phapros, Kimia Farma Rogoh Rp 1,36 Triliun
Pemerintah Dorong Industri Farmasi Incar Pasar Ekspor Baru, Salah Satunya Afrika
Pemerintah Guyur Insentif Majukan Industri Farmasi Nasional
Lepas Ekspor ke-3.000 Bayer, Menperin Sebut Kontribusi Industri Farmasi Terus Naik

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.