Bikin peternakan sapi, Australia siap gelontorkan Rp 200 triliun
Vico Group berencana menanamkan modalnya investasi di Kabupaten Kupang dan Sumba Tengah.
Jumlah ternak sapi di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, mengalami peningkatan sampai 30 persen per tahun dengan area penggembalaan seluas 15.000 hektar. Kabupaten Kupang memiliki ternak sapi sebanyak 146.000 ekor.
Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Kupang, Yacoba R. Ludjuwara mengatakan populasi ternak sapi belum terhitung jumlah sapi yang dikembangkan kelompok peternak Sapi Timor yang saat ini bermunculan dan belum sempat didata petugas lapangan. Sampai April 2014, Kabupaten Kupang telah mengirimkan 3.000 ekor sapi potong ke Jakarta, Surabaya dan Makassar.
Selain itu, kata dia, sejumlah investor asal Australia dan Indonesia yang terhimpun dalam Vico Group berencana menanamkan modalnya investasi di Kabupaten Kupang dan Sumba Tengah senilai Rp 200 triliun untuk pembangunan pabrik daging beku, pelabuhan peti kemas internasional dan bandara udara internasional.
Pabrik akan dibangun di Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang, dengan alasan potensi ternak dan lahan untuk menyediakan ternak untuk kebutuhan pengembangan pabrik itu tersedia dengan cukup.
Pemerintah sudah disediakan mini ranch seluas 1.000 hektar dari target 4.000 hektar untuk jangka lima tahun ke depan. "Mini ranch ini untuk pengembangan sapi kopel (bibit), penggemukan (paron) dan untuk penyelamatan sapi betina produktif," katanya seperti dilansir antara, Minggu (18/5).
(mdk/arr)