Bikin depot BBM di Sanggau, Pertamina hemat biaya distribusi Rp 15 M
"Bagi pemerintah daerah, Jobber ini diyakini dapat meningkatkan pendapatan daerah."
PT Pertamina Persero berupaya menjaga pasokan bahan bakar minyak (BBM) di kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia. Salah satu caranya, membangun depot mini BBM atau Jobber di Sanggau, Kalimantan Barat.
Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Ahmad Bambang mengatakan, pembangunan Jobber ini akan menghemat biaya distribusi BBM sebesar Rp 15 miliar dalam setahun.
"Bagi pemerintah daerah, Jobber ini diyakini dapat meningkatkan pendapatan daerah," terangnya saat meresmikan Jobber di Sanggau, Kalimantan Barat, Senin (26/10).
Dia menjelaskan, depot dibangun PT Cakra Buanamas Utama ini memiliki fasilitas berupa floating jetty. Kemudian, dua tangki premium dengan kapasitas 2 ribu kiloliter, tiga tangki solar berkapasitas 6 ribu kilolirer dan satu tangki Bahan Bakar Khusus (BBK) 1.500 kiloliter.
Selain itu, enam pompa produk dan filling shed.
"Dengan kapasitas Jobber ini ketahanan stok BBM untuk ke Kabupaten Sanggau, Sekadau dan Landak dapat lebih terjaga dan distribusi BBM dapat disalurkan sekitar 16.000 kiloiter per bulan," ujarnya.
Bambang mengharapkan, pemerintah segera memerbaiki akses transportasi agar kinerja depot tersebut bisa maksimal. Sebab saat ini jalan masih belum layak dan licin jika dalam kondisi hujan.
(mdk/yud)