Bidik proyek tol, AP II gandeng Jasa Marga bikin anak usaha
Garap jalan bebas hambatan Cengkareng-Batu Ceper-Kunciran sepanjang 17,2 kilometer.
PT Angkasa Pura II membidik proyek tol Cengkareng-Batu Ceper-Kunciran sepanjang 17,2 kilometer. Untuk itu, BUMN pengelola bandara tersebut bakal mendirikan anak usaha bersama PT Jasa Marga, notabene operator tol pelat merah.
Direktur Utama AP II Tri S. Sunoko mengatakan pihaknya hanya menguasai maksimal 10 persen saham anak usaha. Sisanya milik Jasa Marga.
"Saham AP II hanya sekitar 5 persen hingga 10 persen, merupakan konversi lahan yang digunakan untuk pembangunan ruas tol tersebut," ujarnya di Tangerang, Kamis (18/10).
Dia berharap, tambahan ruas tol bakal kian memudahkan lalu lintas logistik ke Bandara Soekarno-Hatta.
Dalam kesempatan sama, Sekretaris Perusahaan AP II Daryanto memproyeksikan pendapatan pihaknya dari pengelolaan 13 bandara sekitar Rp4,86 triliun pada tahun ini. Hingga kuartal ketiga, perseroan membukukan pendapatan usaha Rp3,45 triliun.
Sebanyak Rp 2,25 triliun berasal dari Aeronautika, meliputi bea pendaratan, pelayanan penumpang, pemakaian Aviobridge (Garbarata) dan konter.
Sisanya, berasal dari bisnis non-aeronautika. Yakni sewa gudang, tanah, tempat reklame, konsesi, troughtput fee, parkir kendaraan.
Sebagai informasi, AP II mencatat laba bersih Rp1,22 triliun pada kuartal ketiga tahun ini. Angka itu melampaui target dalam RKAP (Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan) yang diproyeksikan sebesar Rp1,07 triliun.
(mdk/yud)