Bidik pasar Indonesia Timur, pengusaha ritel bangun pusat distribusi
Bidik pasar Indonesia Timur, pengusaha ritel bangun pusat distribusi. Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) menyatakan sejumlah pengusaha dalam naungannya akan membangun pusat distribusi di Surabaya dan Sulawesi. Roy menambahkan Indonesia Timur cukup prospektif.
Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) menyatakan sejumlah pengusaha dalam naungannya akan membangun pusat distribusi di Surabaya dan Sulawesi. Pembangunan ini sebagai bagian dari rencana penggarapan pasar Indonesia Timur.
Ketua Umum Aprindo, Roy N Mandey, mengatakan saat ini pertumbuhan ritel di Indonesia Timur masih sangat terbatas. Dari seluruh Indonesia, kontribusi ritel di wilayah Timur hanya 25-30 persen.
"Dengan harapan 2017 kita bisa meningkatkan Indonesia Timur. Ketika itu (pusat distribusi) ada di Indonesia Timur, akan lebih mudah ritel untuk lakukan ekspansi. Saat ini sudah mulai bangun distribution centre di Indonesia Timur," katanya di Jakarta, Rabu (28/12).
Dia menambahkan Indonesia Timur cukup prospektif. Sebab, daya beli masyarakat sangat tinggi saat momen tertentu.
"Tren dan lifestyle di Indonesia Timur adalah mereka tidak berbelanja tiap hari, tapi ketika mereka panen, mendapatkan jerih payah mereka belanja segitu signifikan. Dan kami lihat itu cukup signifikan memberikan kontribusi bagi perdagangan di setiap anggota kami," jelasnya.
Baca juga:
Pengusaha optimis industri ritel 2016 tumbuh 10 persen
Swalayan menjamur di Surabaya, DPRD kasih rapor merah Disperindagin
Mau cepat kaya, 5 bisnis ini bisa Anda jalankan di 2017
Starbucks tambah 12.000 gerai baru
Arab Saudi ambil alih 390 gerai McDonald's di Singapura & Malaysia
Raih penghargaan, Alfamart ingin terus tambah gerai di luar negeri
September-Oktober, pendapatan pengusaha ritel anjlok