LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

BI terus tuntut perlakuan setara bank Indonesia di Singapura

Terkait itu, MAS berjanji akan ubah ketentuan izin operasional perbankan Indonesia di Singapura selambatnya September

2013-08-03 09:35:16
Bank Indonesia
Advertisement

Bank Indonesia (BI) memastikan bakal terus menuntut penerapan asas resiprokal atau kesetaraan perlakuan untuk perbankan Indonesia kepada Otoritas Moneter Singapura (MAS). Meskipun DBS Group Holdings Ltd (DBS), anak usaha BUMN Singapura Temasek, dipastikan batal mengakuisisi Bank Danamon.

Hal tersebut diungkapkan oleh Gubernur BI Agus Martowardojo saat ditemui kemarin, di Jakarta.

Kalau kemarin ada penundaan atau pembatalan akuisisi kita bisa pahami. Kalau terkait perbankan Indonesia untuk bisa mengembangkan usahanya di Singapura, memang kita harus terus perjuangkan. Jadi asas resiprokal itu memang selalu harus kita upayakan," katanya.

Advertisement

Untuk itu, BI kemungkinan akan menempuh cara lain jika negosiasi vis a vis dengan MAS menemui jalan buntu lantaran perbedaan strata sistem perbankan, Singapura lebih maju ketimbang Indonesia.

Yakni, melalui jalur Asean Bank Integration Framework (ABIF), merupakan satu komponen dari kesepakatan Masyarakat Ekonomi Asean (AEC) 2015. Melalui ABIF, semua otoritas perbankan di Asean sedang merumuskan kriteria bank yang bisa beroperasi di seluruh Asean atau Qualifying Asean Bank (QAB).

BI mendorong agar kriteria QAB diharapkan tidak mengikuti standar sistem perbankan dinegara yang sudah maju, seperti Singapura. Tetapi mengikuti standar di negara berkembang, seperti Indonesia.

Advertisement

Sekedar informasi, DBS Group Holdings Ltd (DBS) terpaksa membatalkan rencana mengakuisisi 67,37 persen saham Bank Danamon yang dimiliki oleh Fullerton Financial Holding Pte, yang juga anak usaha Temasek. Soalnya, hingga tenggat waktu pengambilalihan, 1 Agustus 2013, BI masih menahan izin akuisisi tersebut.

BI menunda memberikan izin akuisisi sampai ada komitmen dari MAS untuk memberikan izin ekspansi Bank Mandiri, BNI dan BRI. Terkait itu, MAS berjanji akan mengubah ketentuan izin operasional bagi perbankan Indonesia di Singapura selambatnya September mendatang.

(mdk/yud)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.