BI sebut Agustus berpeluang deflasi
Prediksi ini diambil berdasarkan hasil Survei Pemantauan Harga (SPH) yang dilakukan oleh BI di minggu ketiga yang menunjukkan inflasi sebesar 0,01 persen atau lebih rendah dari survei sebelumnya sebesar 0,02 persen. Sejumlah komoditas seperti bawang putih masih berada pada kondisi deflasi.
Bank Indonesia (BI) memprediksi sepanjang Agustus 2017 akan terjadi deflasi. Sebab, pada minggu ketiga di bulan ini, inflasi masih terkendali.
Gubernur BI Agus Martowardojo mengatakan prediksi ini diambil berdasarkan hasil Survei Pemantauan Harga (SPH) yang dilakukan oleh BI di minggu ketiga yang menunjukkan inflasi sebesar 0,01 persen atau lebih rendah dari survei sebelumnya sebesar 0,02 persen.
"Tadi 0,01 kalau 0,01 itu bisa ada deflasi karena 0,01 kan rendah sekali artinya. Tetapi itu adalah survei yang dilakukan oleh Bi yaitu survei SPH," ungkapnya di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (28/8).
Mantan menteri keuangan ini mengatakan sejumlah komoditas seperti bawang putih, bawang merah, transportasi udara dan angkutan antarkota masih berada pada kondisi deflasi.
"Kalaupun ada inflasi itu kaitannya mungkin di sewa rumah atau misalnya daging ayam atau telur ayam tapi kayaknya inflasi terus terjaga," pungkasnya.
Baca juga:
Bos BI prediksi Inflasi Agustus 0,02 persen, disumbang rokok dan telur ayam
Hingga minggu kedua Agustus, BI catat inflasi di level 0,02 persen
Bos BPS: Harga garam naik tak pengaruhi inflasi Juli 2017
Inflasi Juli 0,22 persen, ini pandangan Menko Darmin
Biaya sekolah sampai tarif bimbingan belajar sumbang inflasi Juli
BPS catat inflasi Juli 0,22 persen
Ini tim pengendali inflasi daerah kota dan provinsi terbaik 2016