BI prediksi erupsi Gunung Kelud tak naikkan harga barang
Dampak meletusnya Gunung Kelud belum mengganggu aktivitas distribusi barang.
Meletusnya Gunung Kelud menyemburkan kerikil dan abu vulkanik ke daerah sekitar bahkan hingga barat Pulau Jawa. Bank Indonesia melihat bencana ini tidak akan menyebabkan kenaikan harga komoditas.
Deputi Gubernur BI, Perry Warjiyo, menyatakan dampak meletusnya Gunung Kelud belum mengganggu aktivitas distribusi barang. Berbeda jika yang terjadi bencana banjir.
"Dampaknya mungkin ke pasokan, ke pertanian tapi itu dikit. Sehingga bulan ini diprediksi harga-harga di Februari lebih rendah dibanding Januari," jelas dia di Gedung BI, Jakarta, Jumat (14/2).
Perry menambahkan dampak bencana ini juga tidak mengganggu aktivitas layanan operasional di Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPBI) di daerah Kediri, Jawa Timur. Pasalnya, hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan laporan gangguan terkait bencana tersebut. "Sampai saat ini tidak ada gangguan aktivitas di kantor perwakilan kami," ujarnya.
Pihaknya juga meminta para pegawai KPBI untuk selalu menjaga keselamatan dan terus berkoordinasi. "Jika diperlukan akan diadakan bakti sosial. Tapi laporan sekarang debunya sudah turun," ungkapnya.
Baca juga:
Hujan abu Gunung Kelud, BPBD tetapkan Yogyakarta tanggap darurat
Kostrad TNI AD kerahkan truk dan pasukan ke Gunung Kelud
Jokowi berharap abu Kelud tak sampai Jakarta
Sebaran abu vulkanik Kelud kali ini mirip letusan 1919
Pramono Edhie: Semua pihak harus tanggap bencana Gunung Kelud