BI pertahankan suku bunga acuan di 5,25 persen
Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan BI 7-day Reverse Repo Rate di angka 5,25 persen pada rapat bulanan yang digelar pada Kamis (19/7). Langkah tersebut sejalan dengan target Bank Indonesia untuk tetap memberikan daya tarik pasar keuangan di Indonesia.
Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan BI 7-day Reverse Repo Rate di angka 5,25 persen pada rapat bulanan yang digelar pada Kamis (19/7). Langkah tersebut sejalan dengan target Bank Indonesia untuk tetap memberikan daya tarik pasar keuangan di Indonesia.
Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan, dalam rapat tersebut, Bank Indonesia juga mempertahankan suku bunga Deposit Facility di level 4,50 persen, dan suku bunga Lending Facility sebesar di angka 6 persen.
"Keputusan ini berlaku efektif sejak 19 Juli 2018," jelas dia di Gedung BI, Jakarta, Kamis (19/7).
Keputusan ini sesuai dengan target Bank Indonesia untuk tetap memberikan daya tarik pasar keuangan Indonesia. Pelonggaran kebijakan makroprudensial BI dapat meningkatkan fleksibilitas dan intermediasi perbankan bagi pertumbuhan ekonomi.
BI juga akan meningkatkan koordinasi dengan pemerintah untuk mendorong peningkatan devisa pariwisata dan pembiayaan infrastruktur oleh swasta. Ke depan, BI akan terus mencermati perkembangan dan prospek perekonomian baik domestik maupun global, untuk memperkuat respons bauran kebijakan yang perlu ditempuh.
Sebelumnya, Bank Indonesia memutuskan untuk menaikkan BI 7-day Reverse Repo Rate sebesar 50 basis poin (bps) menjadi 5,25 persen, suku bunga Deposit Facility (DF) juga naik 50 bps menjadi 4,50 persen, dan suku bunga Lending Facility (LF) sebesar 50 bps menjadi 6 persen.
Reporter: Ilyas Istianur Praditya
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Pengusaha komponen mobil: Suku bunga kredit di Malaysia 6 persen, kita 12 persen
Bos LPS: Tren suku bunga murah sudah berakhir
LPS: Kenaikan BI Rate sudah mulai diterima pasar
BI minta agar perbankan tidak naikkan suku bunga kredit
Bos BTN optimis target pertumbuhan 2018 tercapai meski suku bunga acuan BI naik