LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

BI Optimis Banyak Dana Masuk ke Indonesia Usai Pemilu

Deputi Gubernur Senior BI, Mirza Adityaswara mengatakan, berkaca pada pemilu 2014, dana yang masuk ke Indonesia mengalir deras pasca berlangsungnya pesta demokrasi tersebut. Dana yang masuk saat itu mencapai USD 26 miliar.

2019-04-02 18:56:17
Bank Indonesia
Advertisement

Bank Indonesia (BI) optimis aliran dana asing akan banyak masuk ke Indonesia usai pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu). Terdapat banyak faktor yang akan menjadi mendorong masuknya dana tersebut ke dalam negeri.

Deputi Gubernur Senior BI, Mirza Adityaswara mengatakan, berkaca pada pemilu 2014, dana yang masuk ke Indonesia mengalir deras pasca berlangsungnya pesta demokrasi tersebut. Dana yang masuk saat itu mencapai USD 26 miliar.

"Di 2014 pada waktu itu selesai pemilu situasi global saat itu cukup baik. Kita terima inflow USD 26 miliar. Mudah-mudahan setelah pemilu nanti inflow yang masuk ke Indonesia jauh lebih bagus dari tahun lalu," ujar dia di Jakarta, Selasa (2/4).

Advertisement

Dia menjelaskan, ada sejumlah faktor yang akan mendorong dana masuk ke Indonesia. Pertama, prediksi jika Bank Sentral Amerika Serikat (AS) akan lebih melunak pada tahun ini dan tidak akan kembali menaikkan suku bunganya. Kedua, perang dagang antara AS dan China yang semakin menemukan titik terang.

"Secara global yang ditunggu bahwa The Fed tetap dovish. Kedua, perundingan AS-China mudah-mudahan sudah ada titik temu," kata dia.

Ketiga, dari faktor internal di mana defisit transaksi berjalan atau current account deficit (CAD) semakin menurun di mana diharapkan menuju ke 2,5 persen. Dan keempat, kondisi di dalam negeri yang diharapkan kondusif pasca pemilu.

Advertisement

"Ketiga, mudah-mudahan CAD kita terkontrol. CAD menuju ke 2,5 persen nanti tunggu saja pengumumannya. Keempat, mudah-mudahan setelah pemilu juga ketidakpastian terkait politik sudah hilang. Jadi ya dana-dana bisa masuk ke Indonesia. Lebih baik lagi dan itu kita pantau terus ‎," tandas dia.

Baca juga:
BI Yakin Ekonomi Indonesia Kuat Hadapi Tantangan Global
Dorong Pertumbuhan Kredit, BI Relaksasi RIM dan PLM Bank Umum
Genjot Kredit, Kenapa BI Tak Turunkan Suku Bunga?
Bank Indonesia: Tekan Defisit Jadi Solusi Pengurangan Utang Luar Negeri
BI: Modal Asing Masuk Indonesia Capai Rp 90 Triliun Hingga Akhir Maret
Bank Indonesia: Rupiah Melemah 0,5 Persen Dalam Sepekan Terakhir

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.