LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

BI: Kuartal III-2015, posisi investasi internasional RI sehat

Didorong penurunan utang luar negeri dan surplus transaksi finansial pada neraca pembayaran Indonesia.

2015-12-30 17:49:29
Bank Indonesia
Advertisement

Bank Indonesia menyatakan perkembangan Posisi Investasi Internasional (PII) Indonesia pada kuartal III-2015 masih cukup sehat. Turunnya posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia dan surplus transaksi finansial pada Neraca Perdagangan Indonesia (NPI) ikut mendorong penurunan kewajiban PII kuartal III-2015.

Direktur Departemen Statistik Bank Indonesia Hendy Sulistiowati mengatakan PII Indonesia mencatat net kewajiban sebesar USD 327,4 miliar pada kuartal III-2015 atau sebesar 37,8 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Posisi ini turun senilai USD 41,7 miliar atau sebesar 11,3 persen dari posisi net kewajiban senilai USD 369,1 miliar atau 41,8 persen PDB pasa kuartal II-2015.

"Penurunan net kewajiban PII Indonesia tersebut disebabkan deprisiasi kurs rupiah dan perubahan harga saham sepanjang kuartal II ke kuartal III," ujarnya di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Rabu (30/12).

Advertisement

Hendy mengatakan, penurunan net kewajiban PII Indonesia sebesar 37,8 persen dari PDB itu diikuti penurunan posisi aset finansial luar negeri Indonesoa sebesar USD 201,1 miliar.

"Secara transaksi, net kewajibannya sebenarnya naik namun karena penguatan dolar AS nilai kewajibannya jadi menurun," jelas dia.

Dia menjelaskan, sepanjang kuartal II ke kuartal III, transaksi pembayaran selama periode tersebut sebenarnya menunjukkan penambahan kewajiban sebesar USD 5,7 miliar. Pada periode tersebut juga nilai aset menurun USD 0,7 miliar.

Advertisement

Namun karena deprisiasi kurs dan perubahan harga saham, net kewajiban menurun USD 47,4 miliar.

"Investor tersebut saat menanamkan sahamnya disini mungkin dalam bentuk rupiah. Seiring dengan menguatnya dolar AS, an pelemahan rupiah, kewajibannya pun jadi menurun," ungkapnya.

Menurutnya, posisi PII Indonesia tersebut mencerminakan solvaiblitas dan liabilitas ekonomi domestik, meskipun sebagian masih dipenuhi utang selain ekuitas.

Namun, ke depan posisi PII Indonesia dapat semakin membaik, terutama didorong perbaikan fundamental perekonomian dan reformasi struktural yang terus berjalan.

Hingga kuartal III, kewajiban finansial luar negeri (KFLN) sebesar USD 537,4 miliar, dengan aset finansial luar negeri (AFLN) sebesar USD 210,1 miliar, menjadikan net kewajiban sebesar USD 327,4 miliar.

Hendi menjelaskan kewajiban tersebut terdiri dari investasi langsung sebesar USD 209,1 miliar, investasi portfolio USD 176,7 miliar, investasi lainnya USD 151,3 miliar dan derivatif finansial sebesar USD 0,3 miliar.

Posisi utang investasi langsung sebesar USD 41,2 miliar dengan ekuitas USD 168 miliar. Sedangkan utang pada investasi portofolio sebesar USD 109,9 miliar dan ekuitas USD 66,8 miliar

(mdk/yud)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.