LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

BI: Inflasi RI Masih Tinggi di Semester I-2023

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyebut tingkat inflasi Indonesia di semester pertama tahun 2023 masih akan tetap tinggi. Khususnya untuk inflasi pangan dan harga-harga yang diatur oleh pemerintah.

2023-01-17 15:24:38
Inflasi
Advertisement

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyebut tingkat inflasi Indonesia di semester pertama tahun 2023 masih akan tetap tinggi. Khususnya untuk inflasi pangan dan harga-harga yang diatur oleh pemerintah.

"Paruh pertama inflasi masih tinggi, khususnya untuk pangan masih tinggi dan juga untuk harga yang di atur pemerintah di semester pertama perlu kita kendalikan," kata Perry dalam Rakornas Kepala Daerah dan Forkopimda 2023 di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Selasa (17/1).

Perry memaparkan tingkat inflasi di wilayah Sumatera, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi dan Papua masih menunjukkan tanda-tanda inflasi daerah yang tinggi. Beberapa di antaranya disebabkan harga pangan, cuaca hingga keseimbangan antar daerah yang menyebabkan ketersediaan pasokan.

Advertisement

"Demikian juga untuk ketersediaan pasokan maupun distribusi barang," kata Perry.

Sementara itu, terkait harga yang diatur pemerintah, setiap daerah juga memiliki peran dalam menentukan harga. Seperti tarif PDAM yang dan berbagai ongkos yang menghasilkan Penghasilan Asli Daerah (PAD).

"Seperti yang tadi disampaikan Bapak Presiden, masalah air di daerah, ongkos-ongkos PAD di daerah perlu kita kendalikan berbagai risiko," katanya.

Advertisement

Bank Indonesia juga akan turun tangan dalam mengendalikan kenaikan inflasi, dengan menggunakan instrumen moneter yang berkoordinasi dengan pemerintah. "Pengendalian inflasi inti kami akan mengendalikan dari sisi moneter, berkoordinasi dengan pemerintah," kata dia.

Sehingga di semester II-2023, tingkat inflasi bisa kembali mereda. Inflasi akan kembali ke level 3-4 persen dari pertengahan sampai akhir tahun 2023. "Proyeksi inflasi di tahun 2023 itu akan kelihatan sekali secara nasional memang akan turun kurang lebih akan sekitar 3-4 persen di paruh kedua," pungkasnya.

Baca juga:
Jaga Inflasi, Jokowi Minta Pemda Tahan Kenaikan Tarif Air Minum
Jokowi Minta Para Menteri Keroyokan Tangani Masalah Inflasi
Ini Strategi Ganjar Kendalikan Harga Pangan Demi Turunkan Inflasi di Jateng
Perkuat Ekonomi & Pengendalian Inflasi, Kemendagri Bakal Gelar Rakornas Kepala Daerah
Kemendagri: Jangan Bikin Rakyat Panik Karena Inflasi
Pemprov Jateng Gelontorkan Rp247,74 Miliar Kendalikan Inflasi di 2022

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.