LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

BI dorong peningkatan ekonomi syariah dan UMKM di Batam

Bank Indonesia (BI) terus mendorong peningkatan kapasitas ekonomi syariah dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Batam. Salah satunya dengan penyediaan sarana produksi, penyediaan ruang usaha bersama di lokasi strategis serta bimbingan teknis dan pendampingan kepada 27 kelompok UMKM di Kota Batam.

2018-04-14 11:45:00
Bank Indonesia
Advertisement

Bank Indonesia (BI) terus mendorong peningkatan kapasitas ekonomi syariah dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Batam. Salah satunya dengan penyediaan sarana produksi, penyediaan ruang usaha bersama di lokasi strategis serta bimbingan teknis dan pendampingan kepada 27 kelompok UMKM di Kota Batam.

Deputi Gubernur Senior BI, Mirza Ardityaswara mengatakan, dukungan peningkatan kapasitas ekonomi syariah dan UMKM ini merupakan bagian dari Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) yang dilakukan sebagai rangkaian Rapat Koordinasi Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan Bank Indonesia (Rakorpusda) di kota tersebut.

Selain itu, BI juga memberikan bantuan dalam bentuk program pengolahan sampah dan air minum dalam kemasan (AMDK) kepada Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kota Batam.

Advertisement

"Kita menjaga lingkungan bahwa sampah itu bisa dipilah dengan nilai yang ekonomis. Kami juga ingin yang sharing knowledge dan technical juga bahwa sampah itu bisa diolah dengan berguna," ujar dia di Pondok Pesantren An'Nimah, Batam, Kepulauan Riau, Sabtu (14/4).

‎‎Pemberian bantuan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian BI dalam mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah dan penguatan ekonomi regional dalam kerangka mencapai visi ekonomi dan keuangan Indonesia yang adil, bertumbuh dan sepadan.

"BI 3 tahun lalu mendirikan departemen pengembangan ekonomi syariah karena potensi ekonomi sayriah besar sekali. Dan data 28 ribu pesantren di Indonesia dan santrinya 4 juta. Itu terkait pesantren. Kalau ekonomi syariah bukan hanya itu, sebenarnya jauh lebih besar," jelasnya.

Advertisement

"Salah satu contoh saja bagaimana kita melakukan pencontohan pengolahan sampah menjadi produktif. Ini memang kita terus dorong supaya ekonomi syariah dan konvensional berjalan sendiri dan semakin pesat," tambahnya.

PSBI ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat sesuai dengan potensi ekonomi daerahnya. "Ini sesuatu bisa jadi pengembangan ekonomi syariah, salah satu contohnya adalah pesantren ini untuk mengolah sampah yang enggak guna jadi suatu nilai ekonomi dan menjadi kegiatan ekonomi di pesantren."‎

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.