BI dan PU-Pera kerja sama agar bayar tol tak harus berhenti terwujud
Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo berharap dengan adanya sistem ini masyarakat tidak perlu lagi mengantre lama saat akan masuk ke dalam jalan tol. Selain itu, sasaran akhir pengembangan jalan tol yang berupa penerapan Multi Lane Free Flow (MLFF), yaitu proses pembayaran tol tanpa henti.
Bank Indonesia (BI) dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) sepakat untuk memperluas kerja sama dalam meningkatkan elektronifikasi di jalan toI. Elektronifikasi dilakukan untuk menciptakan Iayanan non-tunai yang aman, cepat dan efisien sehingga memberi nilai tambah bagi masyarakat dan operator jalan tol.
Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo berharap dengan adanya sistem ini masyarakat tidak perlu lagi mengantre lama saat akan masuk ke dalam jalan tol. Selain itu, sasaran akhir pengembangan jalan tol yang berupa penerapan Multi Lane Free Flow (MLFF), yaitu proses pembayaran tol tanpa henti.
"Supaya semua paham bahwa sistem jalan tol yang macet kalau liburan karena semua ngantri dipintu tol itu akan mengarah ke non tunai. Dan akan mengarak pada penerapan Multi Lane Free Flow di mana pengguna jalan tol tidak harus menghentikan kendaraan di gerbang tol," ujar Agus di Gedung BI, Jakarta, Rabu (31/5).
Agus mengatakan untuk bisa mencapai semua sistem pembayaran nontunai dan MLFF perlu ada penyelarasan yang melibatkan badan usaha jalan tol, perbankan dan costumer sendiri sebagai pengguna jalan tol.
"Custumernya kalau mau nontunai tentu semua harus megang kartu tol. Kartu tol itu akan mengarah kepada semua bank atau perbankan yang ingin berpartisipasi menyediakan kartu tol dimungkinkan melayani masyarakat," jelasnya.
Sementara itu untuk perbankan diharapkan mampu menyediakan fasilitas top up dan penyediaan kartu perdana untuk jalan tol. Dia juga berharap, Bank mampu menawarkan secara luas kartu tol sehingga masyarakat bisa mengakses.
"Bank harus bisa menawarkan kartu tol itu secara luas sehingga semua masyarakat bisa akses. Dan masyarakat Indonesia banyak yang orientasinya ke prabayar. Kalau yang sifatnya prabayar top up harus tersedia di mana-mana. Bank yang sudah mitra jalan tol kita minta supaya lebih memperluas pengadaan fasilitas top up," pungkasnya.
Baca juga:
Tol Cisumdawu belum sepenuhnya bisa dilewati saat mudik Lebaran
Pendanaan tol dalam Kota Bandung belum jelas
Mudik 2017, Tol Cipali ditutup jika kelebihan kapasitas
Tol Becakayu siap jadi jalur mudik
Tol Pemalang-Batang bisa dilalui H-15 Lebaran