LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

BI catat NPL gross perbankan triwulan II 2016 3,1 persen

Sementara, pertumbuhan kredit tercatat sebesar 8,9 persen.

2016-08-19 21:43:44
Bank Indonesia
Advertisement

Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengungkapkan rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) sampai triwulan II 2016 berada di kisaran 3,1 persen secara gross atau nett 1,5 persen. Sementara, pertumbuhan kredit tercatat sebesar 8,9 persen, meningkat dari pertumbuhan di triwulan sebelumnya sebesar 8,7 persen.

Agus melanjutkan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) pada akhir triwulan II-2016 tercatat sebesar 5,9 persen, menurun dibandingkan dengan pertumbuhan triwulan sebelumnya sebesar 6,4 persen.

"Bank Indonesia meyakini pelonggaran kebijakan moneter dan makroprudensial yang dilakukan serta implementasi UU tax amnesty dapat meningkatkan pertumbuhan kredit guna mendorong pertumbuhan ekonomi ke depan," kata Agus di kantornya, Jakarta, Jumat (19/8).

BI juga mencatat, pada akhir triwulan II-2016, rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) tercatat sebesar 22,3 persen dan rasio Alat Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) berada pada level 20,3 persen.

"Transmisi pelonggaran kebijakan moneter melalui jalur suku bunga terus berlangsung, tercermin dari berlanjutnya penurunan suku bunga deposito dan suku bunga kredit," imbuhnya.

Dengan adanya UU pengampunan pajak (tax amnesty), Agus meyakini sistem keuangan akan tetap stabil dengan ketahanan sistem perbankan yang terjaga didukung permodalan yang kuat dan likuiditas yang memadai.

Baca juga:
Angkasa Pura I dapat pinjaman dari 5 perusahaan senilai Rp 4 T
Bank Mandiri dan Grab hadirkan layanan antar produk e-commerce
Kembangkan pariwisata Morotai, BTN bakal bangun penginapan
Bank Sampoerna siap beri pinjaman hingga Rp 3 M & bunga 1,5 persen
BRI luncurkan bank digital pertama di Terminal 3 Ultimate
Ini alasan bank sentral tak gunakan BI Rate jadi suku bunga acuan
Trik BRI kembangkan digital banking

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.