LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

BI Catat Ekonomi RI Mulai Membaik di Juni Seiring Pelonggaran PSBB

Bank Indonesia (BI) mencatat perekonomian pada Juni 2020 mulai membaik seiring relaksasi pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Meskipun, ekonomi belum akan kembali kepada level sebelum pandemi COVID-19. Beberapa indikator dari permintaan domestik menunjukkan perkembangan positif.

2020-07-16 15:28:24
Bank Indonesia
Advertisement

Bank Indonesia (BI) mencatat perekonomian pada Juni 2020 mulai membaik seiring relaksasi pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Meskipun, ekonomi belum akan kembali kepada level sebelum pandemi COVID-19.

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, mengatakan beberapa indikator dari permintaan domestik menunjukkan perkembangan positif. Misalnya pada penjualan ritel, Purchasing Manager Index, ekspektasi konsumen, dan berbagai indikator domestik lain, yang mulai meningkat.

"Kinerja ekspor Juni 2020 pada beberapa komoditas seperti besi dan baja juga membaik. Ini seiring dengan adanya peningkatan permintaan dari Tiongkok untuk proyek infrastruktur," ujarnya di Gedung Bank Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis (16/7).

Advertisement

Ke depan, akselerasi pemulihan ekonomi domestik diharapkan dapat membaik. Yakni melalui kecepatan penyerapan stimulus fiskal, keberhasilan restrukturisasi kredit dan korporasi. Termasuk pemanfaatan digitalisasi dalam kegiatan ekonomi, kegiatan UMKM, dan efektivitas implementasi protokol kesehatan Covid-19 di era kenormalan baru.

Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Alami Kontraksi

BI juga memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan II-2020 kembali mengalami kontraksi. Kontraksi level terendah berada pada Mei 2020.

Advertisement

"Pertumbuhan ekonomi nasional pada triwulan II 2020 diperkirakan mengalami kontraksi, dengan level terendah tercatat pada Mei 2020," katanya.

Perry menuturkan, kontraksi ekonomi domestik pada April-Mei 2020 akibat dampak kebijakan PSBB yang mengurangi aktivitas ekonomi.

Bank Indonesia melalui bauran kebijakannya akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah dan otoritas terkait agar berbagai kebijakan yang ditempuh semakin efektif mendorong pemulihan ekonomi.

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.