BI: Bunga deposito turun 0,06 persen, masih kecil
"Kami harap suku bunga LPS melakukan adjustment sehingga mempercepat tingkat suku bunga deposito turun lagi."
Bank Indonesia memperketat pengawasan likuiditas perbankan pascapenurunan Giro Wajib Minimum (GWM) dan suku bunga acuan.
"GWM itu kami lihat apakah penurunan BI rate, di Januari dan Februari sudah direspons baik. Kami harus monitor itu, terutama kondisi likuiditas perbankan. Kalau likuiditas bank melakukan adjustment maka ini juga akan kami lihat lagi," kata
Direktur Eksekutif Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI Juda Agung saat Indonesia Summit 2016, Jakarta, Kamis (25/2).
Juda berharap kebijakan pelonggaran dua instrumen moneter dilakukan bank sentral berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sejauh ini, perbankan baru menurunkan sedikit suku bunga deposito.
Juda menilai perbankan masih harus menurunkan lagi bunga deposito. Mengingat, BI rate sudah landai dilevel 7,5 persen.
"Penurunan deposito secara average hanya enam basis poin atau 0,06 persen. Masih kecil," katanya.
"Ini kami harapkan juga suku bunga LPS melakukan adjustment sehingga mempercepat tingkat suku bunga deposito turun lagi ke bawah."
(mdk/yud)