LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Alibaba ingin cuci otak menteri kabinet Jokowi

Perusahaan e-commerce asal China, Alibaba secara terang-terangan meminta untuk mencuci otak para menteri kabinet kerja Jokowi. Namun, mencuci otak yang dimaksud adalah untuk mengubah pola pikir pemerintahan Presiden Jokowi-JK agar sejalan dengan perkembangan teknologi saat ini

2018-04-06 13:29:37
Bank Indonesia
Advertisement

Deputi Bidang Koordinasi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Iskandar Simorangkir mengungkapkan perusahaan e-commerce asal China, Alibaba secara terang-terangan meminta untuk mencuci otak para menteri kabinet kerja Jokowi.

Namun, mencuci otak yang dimaksud adalah untuk mengubah pola pikir pemerintahan Presiden Jokowi-JK agar sejalan dengan perkembangan teknologi saat ini. Hal tersebut dalam rangka membuat road maps e-commerce di Indonesia.

"Alibaba dia itu mau mencuci otak pejabat-pejabat tinggi, maunya menteri-menteri. Ketika Pak Menko (Darmin Nasution) datang, mereka itu bilang 'tolong menteri-menterinya bapak datang kemari biar saya cuci otaknya biar pola pikirnya sejalan dengan perkembangan teknologi yang ada'," kata Iskandar dalam acara Forum Breakfast Perbankan bertajuk Ekonomi Digital, di Jakarta, Jumat (6/4).

Advertisement

Menurutnya, hal itu perlu dilakukan sebab perkembangan teknologi khususnya dalam bidang ekonomi tidak bisa dihindari. Mengingat, kebutuhan akan gawai (gadget) sudah melebihi kebutuhan akan listrik dan air bersih.

"Kalau kita lihat dari data itu menunjukkan bahwa di negara-negara berkembang itu kebutuhan mobile phone jauh lebah pesat dibandingkan kebutuhan dia untuk air bersih dan listrik. Kebutuhan dasar rumah tangga itu kebutuhan utamanya adalah HP. Ini suatu hal yang sangat fantastis bagi kita."

Meski demikian, hanya para pejabat eselon 1 yang datang untuk menimba ilmu dari Alibaba. "Menteri-menterinya tidak bisa, eselon 1 kita kesana untuk mempelajari bagaimana sebenarnya perkembangan teknologi yang pas untuk Indonesia. Kita memang coba mencuci otak supaya sama," tandasnya.

Advertisement

Baca juga:
BI fokus tingkatkan keamanan siber dukung ekonomi digital
BI beri kelonggaran GWM primer, likuditas perbankan bisa bertambah Rp 20 triliun
Melihat fasilitas penukaran uang rusak di BI
Menko Darmin berharap inklusi keuangan makin meningkat saat BI dipimpin Perry Warjiyo
Ini daftar prestasi Gubernur BI terpilih Perry Warjiyo sejak awal karirnya
Mengenal Perry Warjiyo, anak petani yang pernah kerja di IMF kini jadi Gubernur BI

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.