Besok, Pemerintah Gelar Rapat Evaluasi Tarif Tiket Pesawat
Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono menyatakan pemerintah akan melakukan evaluasi secara penuh terkait dengan kondisi tarif tiket pesawat saat ini. Pihaknya akan kembali mengundang kementerian dan lembaga serta stakeholder untuk selesaikan persoalan tiket pesawat.
Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono menyatakan pemerintah akan melakukan evaluasi secara penuh terkait dengan kondisi tarif tiket pesawat saat ini. Pihaknya akan kembali mengundang kementerian dan lembaga serta stakeholder untuk selesaikan persoalan tiket pesawat.
"Besok kita akan rapat evaluasi kan ini udah sebulan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenub) 106. Kita janji evaluasi kan pertama tarif batas atas kemarin signifikan tidak," katanya saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (19/6).
Dia mengatakan pihaknya bersama dengan kementerian lembaga akan menyelidiki secara keseluruhan terkait faktor-faktor apa saya yang menyebabkan tarif tiket pesawat naik. "Terus apa yang bisa bikin signifikan jadi komitmen turunkan itu," imbuh dia.
Adapun beberapa kementerian yang akan dipanggil oleh Menko Perekonomian yakni, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, Menteri Badan Usaha Milik Negara, Rini Soemarno. Di samping itu pihaknya juga akan mengundang PT Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura II.
"Dua grup besar kita undang dan Pengelola AP 1 dan AP 2 kan efisiensi ada di sana, jadi liat pengelola bandara," pungkasnya.
Seperti diketahui, baru-baru ini Presiden Joko Widodo mengatakan akan membuka pintu bagi maskapai asing yang ingin membuka rute penerbangan di Tanah Air. Hal itu guna memperkaya persaingan untuk menurunkan harga tiket pesawat maskapai domestik.
Baca juga:
Imbas Tiket Pesawat Mahal, Penumpang Kereta Melonjak 9,2 Persen
Asita: Masuknya Maskapai Asing Buat Harga Tiket Pesawat Lebih Murah
Indef: KPPU Jangan Hanya Menonton Praktik Kartel Harga Tiket Pesawat
Bos BPS: Kenaikan Harga Tiket Pesawat Sumbang Inflasi 9 Persen
Harga Tiket Pesawat Tinggi, Jumlah Wisatawan ke Danau Toba Turun
Pengamat Buka-bukaan Bahayanya Jika Tiket Pesawat Ditekan Untuk Murah Saat ini