Besok, Mendag Bakal Luncurkan Minyak Goreng Kemasan Sederhana Seharga Rp14.000
Mendag Zulkifli Hasan menjelaskan, Minyak Kita nantinya akan disalurkan melalui berbagai mitra Kemendag. Dia berharap, penyaluran akan berjalan lancar dan tepat sasaran.
Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan mengatakan akan meluncurkan produk minyak goreng kemasan sederhana ukuran satu liter seharga Rp14.000 yang dinamai Minyak Kita, besok, Rabu (6/7). Langkah ini diambil untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan stok, serta mempermudah proses distribusi ke setiap daerah.
"Saya hari ini ingin memberi tahu kepada Teman-teman di DPR RI khususnya Komisi VI bahwa besok saya akan meluncurkan inovasi saya sebagai Menteri yaitu Minyak Kita. Ini adalah terobosan Kemendag sebagai salah satu upaya agar minyak goreng ini bisa terdistribusi dengan murah dan aman karena sudah sesuai dengan BPOM dan SNI," jelas Mendag di Rapat Kerja Bersama Komisi VI DPR RI, Jakarta, Selasa (5/6)
Mendag Zulkifli Hasan menjelaskan, Minyak Kita nantinya akan disalurkan melalui berbagai mitra Kemendag. Dia berharap, penyaluran akan berjalan lancar dan tepat sasaran.
"Dengan adanya Minyak Goreng Rakyat kemasan ini akan mempermudah proses distribusi, menjaga kebersihan sampai ke tangan konsumen. Minyak kita ini akan disalurkan melalui berbagai mitra dari Kemendag, dengan harapan dapat tersalurkan dengan baik serta tetap dengan harga terjangkau yaitu 14.000," terang Zulkifli Hasan.
Mendag Zulkifli menyebut bahwa sampai hari ini Harga Minyak Goreng Eceran Tertinggi di Jawa Bali sudah sesuai kebijakan Pemerintah. Hal ini menjadi bukti kinerja yang baik karena sesuai dengan arahan Presiden, Mendag ditugasi untuk menyelesaikan kasus minyak goreng selama 1 bulan.
"Kemarin kan saat dilantik saya dikasih Amanah oleh Pak Presiden untuk menyelesaikan kasus minyak goreng dalam waktu 1 bulan, sekarang-kan baru 2 pekan sudah Rp14.000 untuk Jawa-Bali. Dengan diluncurkannya Minyak kita, saya harap 2 pekan ke depan harga minyak goreng sudah di Bawah Rp14.000 untuk seluruh Indonesia,” katanya.
Bahas IK-CEPA
Informasi saja, dalam Rapat Kerja Perdana Kementerian Perdagangan bersama Komisi VI DPR RI ini membahas RUU tentang Pengesahan Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) dan Indonesia Korea Comprehensive Economic Partnership Agreement (IK CEPA).
Dalam agenda tersebut, Mendag Zulkifli Hasan memaparkan hal yang berkaitan dengan rapat kerja dan menjelaskan mengenai progres minyak goreng yang selama ini menjadi masalah di masyarakat.
Dalam rapat ini, Mendag menyebut hubungan antara Indonesia dengan Korea Selatan akan semakin baik. Ini berkat disetujuinya perjanjian ekonomi komprehensif antar kedua negara atau Indonesia-Korea Comprehensive Economic Partnership Agreement (IK-CEPA).
Perjanjian itu disebut akan memperkuat hubungan bilateral kedua negara. Serta memberikan berbagai keuntungan dari segi perdagangan barang maupun jasa.
"Secara politis, implementasi ini memperkuat hubungan bilateral, dari segi hukum keuntungan dari IK-CEPA akan memberikan kepastian hukum dan keseragaman aturan perdagangan bagi kedua negara," katanya dalam Rapat Kerja Komisi VI DPR RI dengan Menteri Perdagangan, Selasa (5/7).
(mdk/idr)