Besok, ESDM tandatangani 2 kontrak pemenang lelang migas gunakan skema gross split
Menurut Djoko, dua wilayah kerja migas tersebut merupakan bagian dari lima wilayah kerja migas yang dilelang pada 2017. Kontrak yang ditandatangani akan menggunakan bagi hasil migas gross split.
Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) akan melakukan penandatangan kontrak dengan dua pemenang lelang wilayah kerja atau blok Minyak dan Gas bumi (Migas) yang dilaksanakan pada 2017.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas bumi Kementerian ESDM, Djoko Siswanto mengatakan, dua kontrak akan ditandatangani pada Kamis (5/4) untuk dua wilayah kerja migas yaitu Andaman I dan Andaman II.
"Untuk Wilayah Kerja Andaman I dan Andaman II direncanakan akan ditandatangani pada esok 5 April 2018," kata Djoko, saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR, di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (4/4).
Menurut Djoko, dua wilayah kerja migas tersebut merupakan bagian dari lima wilayah kerja migas yang dilelang pada 2017. Kontrak yang ditandatangani akan menggunakan bagi hasil migas gross split.
"Dari kelima lelang wilayah kerja tersebut penandatanganan Production Sharing Contract gross split," tuturnya.
Untuk diketahui, dalam lelang Tahap I 2017 jumlah blok migas yang ditawarkan adalah 10 blok migas, terdiri dari 7 blok migas melalui penawaran langsung dan 3 blok migas melalui lelang reguler.
Sampai dengan batas akhir penyampaian dokumen partisipasi yaitu tanggal 29 Desember 2017, terdapat 7 dokumen partisipasi untuk 5 blok migas.
Pemenang 5 blok migas adalah:
1. Blok Migas Andaman I, dimenangkan Mubadala Petroleum
2.Blok Migas Andaman II, dimenangkan konsorsium Premier Oil Far East Ltd dan KrissEnergy dan Mubadala Petroleum
3. Blok Migas Lampung, dimenangkan PT Tansri Madjid Energi
4. Blok Migas Pekawai, dimenangkan PT Saka Energi Sepinggan
5. Blok Migas West Yamdena, dimenangkan PT Saka Energi Indonesia.
Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
DPR usir perwakilan perusahaan migas dari rapat, ini sebabnya
Harga minyak mentah Indonesia Maret 2018 naik jadi USD 61,87 per barel
Harga minyak dunia naik jelang keluarnya data persediaan AS
Perang dagang AS-China picu penurunan harga minyak dunia
Buka perdagangan saham, Petrochina beri sinyal kembangkan bisnis di RI