LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Bertemu Dubes China, Menperin Airlangga bahas mega proyek di Sumut dan Kaltara

Di Kalimantan Utara akan membuat Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), kawasan industri dan smelter.

2018-04-17 18:40:26
Menperin Airlangga Hartarto
Advertisement

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto bertemu dengan Duta Besar China untuk Indonesia yang baru, Xiao Qian, di Kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta, Selasa (17/4). Airlangga menuturkan, pada pertemuan tersebut dibahas soal kerjasama China dan Indonesia, termasuk rencana kunjungan Presiden Joko Widodo ke China pada Juni 2018.

"Tadi kan courtesy visit dari Duta Besar China yang baru. Pembicaraan tentunya termasuk di bidang industri yang selama ini sudah berjalan," kata Airlangga.

Menurut dia, hal lain yang dibahas adalah soal mega proyek belt and road di Medan dan Kalimantan Utara. Soal proyek ini, pada Mei 2017, Jokowi dan Presiden RRT Xi Jinping sudah melakukan pertemuan bilateral pada Belt and Road Forum for International Cooperation di Beijing.

Advertisement

<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/p/BhquynCH8kq/" data-instgrm-version="8" style=" background:#FFF; border:0; border-radius:3px; box-shadow:0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 100%; padding:0; width: 100%; width: 100%; width: 100%;"><div style="padding:8px;"> <div style=" background:#F8F8F8; line-height:0; margin-top:40px; padding:50% 0; text-align:center; width: 100%;"> <div style=" background:url(data:image/png;base64,iVBORw0KGgoAAAANSUhEUgAAACwAAAAsCAMAAAApWqozAAAABGdBTUEAALGPC/xhBQAAAAFzUkdCAK7OHOkAAAAMUExURczMzPf399fX1+bm5mzY9AMAAADiSURBVDjLvZXbEsMgCES5/P8/t9FuRVCRmU73JWlzosgSIIZURCjo/ad+EQJJB4Hv8BFt+IDpQoCx1wjOSBFhh2XssxEIYn3ulI/6MNReE07UIWJEv8UEOWDS88LY97kqyTliJKKtuYBbruAyVh5wOHiXmpi5we58Ek028czwyuQdLKPG1Bkb4NnM+VeAnfHqn1k4+GPT6uGQcvu2h2OVuIf/gWUFyy8OWEpdyZSa3aVCqpVoVvzZZ2VTnn2wU8qzVjDDetO90GSy9mVLqtgYSy231MxrY6I2gGqjrTY0L8fxCxfCBbhWrsYYAAAAAElFTkSuQmCC); display:block; height:44px; margin:0 auto -44px; position:relative; top:-22px; width: 100%;"></div></div> <p style=" margin:8px 0 0 0; padding:0 4px;"> <a href="https://www.instagram.com/p/BhquynCH8kq/" style=" color:#000; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px; text-decoration:none; word-wrap:break-word;" target="_blank">tadi siang saya bertemu dengan Duta Besar China untuk Indonesia yang baru, Xiao Qian. Pertemuan ini merupakan courtesy visit dari duta besar China yang baru dengan @kemenperin_ri kami membicarakan mengenai kerjasama Indonesia - China, termasuk di bidang industri yang selama ini sudah berjalan, kemudian yang kedua berkaitan dengan project-project belt and root inisiatif di Medan, kemudian Kalimantan Utara. Kemudian juga ada pembicaraan tentang revolusi industri 4.0. Dibahas juga soal rencana kunjungan Presiden @jokowi ke China. #industri4.0 #bersamamuindonesiamaju #menujuindonesiamaju #airlanggahartarto</a></p> <p style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px; margin-bottom:0; margin-top:8px; overflow:hidden; padding:8px 0 7px; text-align:center; text-overflow:ellipsis; white-space:nowrap;">Sebuah kiriman dibagikan oleh <a href="https://www.instagram.com/airlanggahartarto4.0/" style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px;" target="_blank"> Airlangga Hartarto</a> (@airlanggahartarto4.0) pada <time style=" font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px;" datetime="2018-04-17T10:09:13+00:00">17 Apr 2018 jam 3:09 PDT</time></p></div></blockquote> <script async defer src="//www.instagram.com/embed.js"></script>

Dirjen Ketahanan dan Pengembangan Akses Industri Internasional (KPAII) I Gusti Putu Suryawirawan mengatakan, di Sumatera Utara dan Kalimantan Utara ada beberapa lokasi belt and road yang akan dibangun.

Misalnya, kata Putu, di Kalimantan Utara akan membuat Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), kawasan industri dan smelter. Kemudian di Sumatera Utara, ada kawasan industri, kemudian pelabuhan samudera.

Advertisement

"Tadi ambasador Qian juga menyinggung di Selat Malaka itu, sepertinya belum take advantage (mengambil keuntungan). Mereka juga akan mengajak Indonesia untuk memanfaatkan Selat Malaka yang begitu sibuk," ucapnya.

(mdk/esy)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.