Bertemu di AS, Jokowi rayu bos Facebook kembangkan ekonomi digital
Facebook bakal jadikan Indonesia sebagai negara ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara.
Presiden Joko Widodo meminta Facebook untuk berkontribusi dalam pembangunan ekonomi dan budaya digital Indonesia. Jokowi mengapresiasi kehadiran Facebook mampu meningkatkan perkembangan UMKM di Indonesia.
Untuk itu, Indonesia telah menyiapkan rencana aksi ekonomi digital jangka menengah dan panjang dengan fokus mempercepat pemberian akses digital bagi UMKM.
Hal ini yang disampaikan Jokowi saat bertemu CEO Facebook Mark Zuckerberg di kantornya, Silicon Valley, San Francisco, Amerika Serikat, Kamis (18/2).
"Saya harap Facebook dapat kerja sama dalam upaya Indonesia mencapai visi ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara yang mencapai USD 130 miliar pada 2020," ujar Jokowi.
Sejumlah kebijakan untuk mendorong tumbuhnya technopreneurs dan menarik investasi termasuk di bidang IT serta akses pembiayaan bagi UMKM telah dilakukan pemerintah.
Jokowi juga bakal menetapkan kebijakan yang mendorong inovasi. Di antaranya program nasional menciptakan 1000 technopreneurs serta perlindungan bagi pengusaha start up. Dalam kaitan menciptakan 1.000 technopreneurs, Indonesia mendorong Facebook untuk mendukung edukasi developer IT baru di Indonesia.
"Saya juga harap Facebook dapat mendukung upaya Indonesia untuk memberdayakan ekonomi digital bagi UMKM," kata Jokowi.
Jokowi juga berharap Facebook dapat turut menyampaikan pesan damai ke seluruh masyarakat dunia.
"Saya mengajak Facebook untuk menguatkan penyebaran pesan toleransi, moderasi dan perdamaian," pungkas dia.
Baca juga:
Di AS, Jokowi main tenis meja virtual lawan Mark Zuckerberg
Dikunjungi Jokowi, pendiri Facebook kenang diajak blusukan ke pasar
Jokowi sesumbar bakal ciptakan 1000 'Mark Zuckerberg' Indonesia
Jokowi pidato di California: I'll be back
Jokowi harapkan Twitter sebarkan pesan perdamaian