LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Bentuk Merah Putih Fund, Menteri Erick Mau Startup Anak Bangsa jadi Raja di Indonesia

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir mengungkap, alasan mendirikan Merah Putih Fund yang telah diresmikan Presiden Joko Widodo pada 17 Desember 2021. Merah Putih Fund sendiri merupakan lembaga pelat merah yang difokuskan pada pembiayaan perusahaan rintisan atau startup lokal.

2022-03-18 15:25:46
Digital Startup
Advertisement

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir mengungkap, alasan mendirikan Merah Putih Fund yang telah diresmikan Presiden Joko Widodo pada 17 Desember 2021. Merah Putih Fund sendiri merupakan lembaga pelat merah yang difokuskan pada pembiayaan perusahaan rintisan atau startup lokal.

Menteri Erick menyebut, kehadiran Merah Putih Fund untuk mengamankan market atau pasar Indonesia yang potensial untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, bukan untuk pertumbuhan ekonomi negara lain.

"Kita harus sepakat yang tadi disampaikan, jangan sampai market kita yang besar hanya dipakai oleh pertumbuhan bangsa lain. Tapi market kita yang besar harus dipastikan untuk kesempatan bekerja, kesempatan berusaha untuk bangsa Indonesia. Dan (Merah Putih Fund) mereka akan fokus ke startup lokal," tegasnya dalam Sidang Dewan Pleno HIPMI di Bali, Jumat (18/3).

Advertisement

Menteri Erick menyampaikan, saat ini, banyak perusahaan rintisan yang beroperasi berkedok milik warga Indonesia. Padahal, pemiliknya merupakan orang asing.

"Orang Indonesia cuma ditempel. Kita tidak mau. Foundernya harus orang Indonesia. Perusahaannya harus beroperasi di Indonesia," ucapnya.

Oleh karena itu, pemerintah perlu menyelamatkan pasar Indonesia dari serbuan asing. Antara lain dengan mendirikan Merah Putih Fund untuk membantu pengembangan perusahaan rintisan lokal agar bisa go public dengan melantai di bursa saham.

Advertisement

"Ini intervensi yang kita lakukan supaya kita mengimbangi yang namanya investasi startup oleh asing. Kita tidak anti asing, tetapi yang kita tidak mau dan kita harus sepakat jangan market kita yang besar hanya dipakai oleh pertumbuhan bangsa lain," tandasnya.

Menteri Erick Ingin Lebih Banyak Startup Berlevel Decacorn

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir membangun, Merah Putih Fund dalam rangka menghadapi tantangan digitalisasi. Tujuannya untuk mengembangkan potensi perusahaan rintisan untuk di Indonesia.

"Merah Putih Fund ini fokus untuk unicorn. Semua swasta bisa masuk ke pendanaan ini termasuk INA juga akan masuk agar perusahaan unicorn bisa berkembang menuju decacorn," kata Menteri Erick dalam acara Akselerasi Generasi Digital, Jakarta, Rabu (15/12).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan meluncurkan Merah Putih Fund pada 17 Desember 2021 mendatang. Peluncuran ini dalam rangka mendanai atau membantu pendanaan startup lokal.

"Karena itu nanti pada 17 Desember 2021 InsyaAllah Bapak Presiden Joko Widodo akan meluncurkan yang namanya Merah Putih Fund," ujarnya.

Menteri Erick menambahkan Merah Putih Fund akan diluncurkan dengan tiga benang merah yakni pendirinya orang Indonesia, beroperasional di Indonesia, dan terakhir go public-nya di Indonesia.

Menteri Erick melihat saat ini startup atau usaha rintisan karya anak bangsa mendapatkan investasi atau didanai oleh asing. "Kita jangan menyalahkan kalau startup-startup Indonesia didanai oleh asing kita marah, ini karena kita belum peduli pada saat itu," katanya.

Dia ingin perusahaan pelat merah melakukan intervensi ke sektor digital untuk merangkul startup agar nasionalis. Pernyataan itu dia sampaikan menanggapi banyak perusahaan startup Indonesia yang pindah ke Singapura dan meraih pendanaan dari pihak asing.

Menteri Erick menyampaikan pemerintah akan meluncurkan Program Merah Putih Fund yang didukung oleh Telkom dan Telkomsel untuk mendanai perusahaan startup Indonesia. Program itu akan diluncurkan langsung oleh Presiden Jokowi pada pertengahan Desember 2021.

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.