Bendungan Masuk Proyek Strategis Nasional Tunggu Restu Presiden Jokowi
Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan, Isa Rachmatarwata, menyebut bahwa ada salah satu bendungan baru yang akan dimasukan ke dalam proyek strategis nasional (PSN). Hanya saja keputusan tersebut tinggal menunggu lampu hijau dari Presiden Joko Widodo.
Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan, Isa Rachmatarwata, menyebut bahwa ada salah satu bendungan baru yang akan dimasukan ke dalam proyek strategis nasional (PSN). Hanya saja keputusan tersebut tinggal menunggu lampu hijau dari Presiden Joko Widodo.
"Bendungan umumnya oke-oke saja. Hanya tadi ada beberapa usulan bendungan baru tapi harus ditanyakan ke Presiden Jokowi apakah memang akan dimasukkan ke PSN dan sebagiannya," kata dia usai melakukan rapat koordinasi di Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Senin (9/9).
Meski demikian, Isa tidak menyebutkan secara gamblang proyek bendungan mana yang akan dijadikan sebagai PSN. Hanya saja, kata dia, rencana tersebut sedang dibahas bersama Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP).
"Saya tidak inget detail (namanya)," singkat dia.
Secara kumulatif, sejak 2016 hingga Agustus 2019, ada 81 Proyek Strategis Nasional (PSN) yang sudah rampung dengan nilai investasi mencapai Rp390 triliun.
Khusus untuk Januari sampai dengan Agustus 2019 saja, ada 19 proyek yang sudah selesai dengan nilai investasi sebesar Rp87,7 triliun. Proyek-proyek tersebut terdiri dari 3 Bandara, 5 Jalan, 4 Kawasan, 2 Smelter, 3 Bendungan, dan 2 Teknologi.
Baca juga:
Menko Luhut Dorong Indonesia Produksi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Sendiri
Ada Konflik Reklamasi, Pelabuhan Benoa Dipastikan Beroperasi Normal
Indahnya Tol Cisumdawu, di Atasnya Ada Jalan Berkelok dan Tembus Gunung
Pertama di Asia, Taksi Listrik Bakal Layani Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta
Runway 3 Bandara Soekarno-Hatta Beroperasi, Maskapai Bisa Hemat Rp75 Juta
Tambah Anggaran Rp125 Miliar, ESDM akan Bangun 1.000 Sarana Air Bersih
Menhub Budi Janjikan Proyek KA Bandara Solo Selesai Oktober