LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Belajar dari Iran, Pemerintah Diingatkan Tak Jemawa Perangi Virus Covid-19

Faisal mengungkapkan, penyebab lonjakan kasus positif Covid-19 di Iran akibat pemerintah setempat terlalu percaya diri terhadap kebijakan penanganan pandemi Covid-19. Alhasil, Iran kembali memberlakukan lockdown hampir di seluruh wilayahnya sejak 15 November lalu.

2020-11-26 14:50:00
Faisal Basri
Advertisement

Ekonom Senior Institute for Development of Economics (Indef), Faisal Basri meminta Pemerintah Indonesia untuk tidak jemawa dalam upaya penanganan pandemi Covid-19. Sebab, jika tak berhati-hati Indonesia dinilai bisa bernasib sama dengan Iran yang masih dihadapkan pada persoalan penyebaran virus mematikan asal China.

"Kita kelihatannya mirip dengan Iran. Kita berharap tidak seperti Iran yang telah mengalami tiga gelombang sekarang, karena abai dia terlalu pede dalam menangani Covid-19," paparnya dalam webinar Proyeksi Ekonomi Indonesia 2021, Kamis (26/11).

Faisal mengungkapkan, penyebab lonjakan kasus positif Covid-19 di Iran akibat pemerintah setempat terlalu percaya diri terhadap kebijakan penanganan pandemi Covid-19. Alhasil, Iran kembali memberlakukan lockdown hampir di seluruh wilayahnya sejak 15 November lalu.

Advertisement

Dia menyebut, situasi yang terjadi di Iran berpotensi juga terjadi di Indonesia. Di mana pemerintah saat ini dianggap terlalu abai untuk penanganan pandemi Covid-19 karena terlalu berfokus pada kebijakan untuk pemulihan ekonomi.

"Misalnya apa? libur bersama untuk mendorong pariwisata. Tapi membuat sektor pariwisata semakin terpuruk dan kian lama. Mudah-mudahan tidak (seperti Iran), harus diusahakan agar tidak terjadi," jelas dia.

Advertisement

Utamakan Perangi Covid-19

Untuk itu, dia meminta pemerintah lebih mengedepankan kebijakan memerangi pandemi Covid-19 ketimbang ekonomi. pemerintah untuk fokus pada penganan pandemi ketimbang ekonomi. Menyusul kasus harian positif Covid-19 kian meningkat selama beberapa waktu terakhir.

"Pertambahan kasus aktif di Indonesia sudah semakin tinggi angkanya. Saat ini 98,2 persen kabupaten/kota juga sudah terjangkit dan tinggal 9 persen saja yang belum. Kuncinya adalah di Covid-19 tidak diragukan lagi," tandasnya.

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.