BEI janji prioritaskan penerimaan pekerja lokal dibanding asing
"Orang asing saja mau loh bekerja di pasar modal kita. Kenapa kita yang di domestik lokal tidak minat ke sana."
Direktur Pengembangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Nicky Hogan mengatakan bahwa pihaknya bakal memprioritaskan pekerja Warga Negara Indonesia (WNI) dibanding Warga Negara Asing (WNA) di pasar modal dalam negeri. Dia menilai positif tingginya animo pekerja asing bekerja di pasar modal RI karena bisa meningkatkan daya saing.
"Kalau bersaing secara sehat ya bagus kan, artinya orang asing saja mau loh bekerja di pasar modal kita. Kenapa kita yang di domestik lokal tidak minat ke sana," jelas dia di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (20/1).
Dirinya pun memberi jaminan jika pihaknya akan memprioritaskan masyarakat Indonesia asal pelamar tersebut memiliki keahlian khusus. "Tentunya prioritas kita pastinya untuk masyarakat Indonesia," ungkapnya.
Seperti diketahui, sebanyak 4.200 pelamar memperebutkan 30 lowongan kerja di tiga SRO (Self Regulatory Organization) dan afiliasinya. Para pekerja ini mengikuti program Capital Market Professional-Development Program (CMP-DP) yang digelar kali pertama oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjamin Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).
Melalui program ini diharapkan dapat meningkatkan minat dan mengembangkan karir profesional di industri pasar modal Indonesia.
Baca juga:
WNA Singapura dan China ikut melamar jadi pegawai BEI
Banyak perusahaan Indonesia lebih menguntungkan dibanding Freeport
BEI: Aksi teror Sarinah tak bikin saham Indonesia anjlok
Otoritas pasar modal dorong BI turunkan suku bunga
JK tutup perdagangan bursa saham 2015 di BEI
Buka perdagangan saham, wagub Babel ingin pasar modal rambah daerah
Bos BEI nilai naiknya suku bunga AS bikin ekonomi lebih kondusif