Begini Progres Pengamanan 7,5 Juta Dosis Vaksin Gotong Royong
Pemerintah telah mendapatkan komitmen vaksin Sinopharm sebanyak 7,5 juta dosis untuk program vaksinasi gotong royong. Hingga 11 Juni, Indonesia telah mendapatkan 1,5 juta dosis vaksin Sinopharm.
Pemerintah melalui BUMN farmasi terus mendorong pelaksanaan vaksinasi gotong royong bagi karyawan perusahaan dan keluarganya.
Hingga saat ini, pemerintah telah mendapatkan komitmen vaksin Sinopharm sebanyak 7,5 juta dosis untuk program vaksinasi gotong royong. Hingga 11 Juni, Indonesia telah mendapatkan 1,5 juta dosis vaksin Sinopharm.
"Untuk vaksin Sinopharm ini untuk batch 1 sudah direalisasikan 500 ribu dosis untuk perusahaan di sektor manufaktur, perbankan, migas," ujar Direktur Utama Kimia Farma Apotek, Nurtjahjo Walujo Wibowo dalam konferensi pers virtual, Senin (21/6).
Batch 3, Indonesia akan kembali kedatangan 1 juta dosis vaksin Sinopharm, dilanjutkan dengan 2,5 juta dosis di batch 4 dan 2,5 juta dosis di batch 5. Sehingga, total pengadaan vaksin Sinopharm mencapai 7,5 juta dosis.
Nurtjahjo mengatakan, di perusahaan migas seperti bp Indonesia, Kimia Farma melalui cucu usahanya, Kimia Farma Diagnostika melakukan distribusi vaksin hingga ke daerah timur Indonesia, tepatnya di Kilang Tangguh LNG yang dioperasikan di Teluk Bintuni, Papua Barat.
Ditargetkan, vaksinasi ini menyasar 14.800 orang pekerja di sana, dengan kapasitas penyuntikan sebesar 100 hingga 150 dosis per hari.
"Harapannya ke depan kami bisa segera memberikan layanan bagi perusahaan yang belum mendapatkan vaksin gotong royong ini," ujar Nurtjahjo.
Reporter: Athika Rahma
Sumber: Liputan6.com
(mdk/idr)