LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

BCA Raup Laba Bersih Kuartal III 2019 Rp20,9 T, Tumbuh 13 Persen

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan para entitas anak perusahaan mencatatkan laba bersih sebesar Rp20,9 triliun selama 9 bulan pertama 2019. Angka tersebut meningkat 13 persen dari perolehan BCA pada periode yang sama pada tahun lalu atau year on year (yoy).

2019-10-28 17:32:30
BCA
Advertisement

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan para entitas anak perusahaan mencatatkan laba bersih sebesar Rp20,9 triliun selama 9 bulan pertama 2019. Angka tersebut meningkat 13 persen dari perolehan BCA pada periode yang sama pada tahun lalu atau year on year (yoy).

Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja, menyebutkan pencapaian tersebut didukung oleh kinerja operasional yang solid. "Sejalan dengan pertumbuhan kredit BCA, pendapatan bunga bersih meningkat 12,2 persen YoY menjadi Rp37,4 triliun. Pendapatan operasional lainnya naik 19,3 persen YoY menjadi Rp15,0 triliun, didorong oleh peningkatan provisi dan komisi serta pendapatan transaksi perdagangan," kata dia, dalam acara paparan kinerja di Hotel Indonesia, Jakarta, Senin (28/10).

Dia mengungkapkan BCA mencatat pertumbuhan kredit di berbagai segmen, serta membukukan peningkatan dana CASA. "Kepercayaan nasabah pada layanan keuangan BCA telah mendukung pencapaian kinerja bisnis BCA yang berkelanjutan. Bank terus menciptakan inovasi-inovasi untuk memenuhi kebutuhan nasabah yang semakin berkembang," ujarnya.

Advertisement

Total kredit meningkat 10,9 persen YoY menjadi Rp585 triliun dan NPL tercatat pada level 1,6 persen di September 2019. Pertumbuhan kredit terutama didukung oleh segmen bisnis, di mana kredit korporasi meningkat 16,5 persen YoY menjadi Rp232,0 triliun dan kredit komersial & UKM tumbuh 10,5 persen YoY menjadi Rp192,2 triliun.

"Sementara itu, kredit konsumer meningkat 4,1 persen YoY menjadi Rp156,3 triliun," ujarnya.

Adapun dalam kredit konsumer, kredit beragun properti (KPR) tumbuh 6,8 persen YoY menjadi Rp92,1 triliun; kredit kepemilikan kendaraan bermotor (KKB) turun 2,0 persen YoY menjadi Rp47,8 triliun terutama disebabkan oleh penurunan pembiayaan kendaraan roda dua; dan saldo pinjaman kartu kredit tumbuh 10,4 persen YoY menjadi Rp13,4 triliun pada September 2019. Pada periode yang sama, pembiayaan Syariah meningkat 5,9 persen YoY menjadi Rp5,0 triliun.

Advertisement

Selanjutnya, keunggulan dalam perbankan transaksi terus mendukung peningkatan dana inti BCA yang berupa dana giro dan tabungan (CASA).

BCA mencatat pertumbuhan dana pihak ketiga sebesar 10,4 persen menjadi Rp683,1 triliun dengan kontribusi CASA sebesar 75,2 persen dari total dana pihak ketiga. "CASA tumbuh 7,6 persen YoY menjadi Rp513,9 triliun ditopang oleh tingginya pertumbuhan jumlah transaksi, khususnya pada e-channels. Sementara itu, deposito berjangka meningkat 19,7 persen YoY menjadi Rp169,2 triliun," tutupnya.

Baca juga:
Ekonom Prediksi Ekonomi RI Tetap Tumbuh 5,2 Persen di 2020
Rombak Direksi, Bank BCA Angkat Suwignyo Budiman jadi Wakil Presiden Direktur
Bank BCA Incar Transaksi Rp1 Triliun di Pameran BCA Expo 2019
BCA dan Sinar Mas Land Gelar Banyak Promo di Pameran, Cek Detailnya di Sini
Reksadana Pendapatan Tetap Jadi Instrumen Investasi Paling Diminati
Di IKF 2019, Masyarakat Diedukasi Soal Investasi dan Start Up
Pameran di Serpong, BCA Finance Target Penjualan 400 Unit Mobil

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.