Bayar Cilor Kini Bisa Pakai OVO Cs
Salah satu tukang cilor di daerah kemang, Cokro kini ikut menjadi mitra Bukalapak dan ikut menerapkan metode pembayaran digital Quick Response Indonesian Standard (QRIS) yang diluncurkan oleh Bank Indonesia (BI).
Usaha perorangan atau usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) kini semakin relevan dengan perkembangan zaman.
Salah satu tukang cilor di daerah kemang, Cokro kini ikut menjadi mitra Bukalapak dan ikut menerapkan metode pembayaran digital Quick Response Indonesian Standard (QRIS) yang diluncurkan oleh Bank Indonesia (BI).
"Awalnya memang ragu-ragu mau jadi mitra di Bukalapak karena memang nggak tahu prosesnya. Tapi akhirnya coba juga, mungkin sudah zamanya juga ya," tutur Cokro kepada Liputan6.com, Rabu (21/8).
Cokro menjelaskan, memang butuh proses agar membiasakan masyarakat untuk membeli cilor dengan bayar melalui QR Code. Tetapi, menurutnya sejumlah orang sudah mulai terbiasa dengan kultur ini.
Seperti terlihat, cilor buatan Cokro kini bisa dibayar dengan dompet digital seperti OVO, LinkAja, Dana, dan lain-lain. Dirinya pun mematok cilor seharga Rp 1.000 per cilor.
Sementara itu, Sekretaris Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kemkominfo Sadjan mengaku mendukung program Bukalapak dalam mengajak semakin banyak UMKM untuk go digital.
"Karena UMKM Go Online merupakan salah satu komitmen kami untuk mendigitalisasikan sekitar 8 juta UMKM yang tersebar di seluruh Indonesia," terangnya.
Reporter: Bawono Yadika
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Go Digital, Bukalapak Ajak 1.000 Mitra UMKM Gunakan QRIS
Bukalapak Salurkan 1.000 Paket Donasi ke BNPB
Fakta-fakta Saat Heboh 4 Unicorn Indonesia Diklaim Milik Singapura
Kepala BKPM Minta Maaf dan Ralat Pernyataan 4 Unicorn Indonesia Diklaim Singapura
Respons Bukalapak Saat Diklaim Sebagai Unicorn Milik Singapura
4 Unicorn RI GO-JEK, Tokopedia, Bukalapak & Traveloka Disebut Milik Singapura