LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Bauran EBT di 2021 Baru Mencapai 11,5 Persen

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat, realisasi bauran energi baru terbarukan (EBT) di 2021 baru mencapai 11,5 persen. Angka ini masih jauh dibanding target bauran EBT 23 persen di 2025.

2022-01-17 11:32:09
Energi Baru Terbarukan
Advertisement

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat, realisasi bauran energi baru terbarukan (EBT) di 2021 baru mencapai 11,5 persen. Angka ini masih jauh dibanding target bauran EBT 23 persen di 2025.

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana mengatakan, capaian bauran EBT di 2021 hanya naik 0,3 persen dari tahun sebelumnya sebesar 11,2 persen.

"Porsi bauran EBT untuk 2021, capaian kita di 2021 angkanya 11,5 persen. Naik dari posisi tahun 2020 dengan jumlah kumulatif 151,6 juta barel oil equivalent," terang Dadan dalam sesi teleconference, Senin (17/1).

Advertisement

Sementara dari sisi penambahan, kapasitas terpasang untuk pembangkit listrik EBT yang on grid, termasuk PLTS atap angkanya 654,76 MW dari target 854,78 MW. Jadi, secara realisasi ini tercapai 77 persen.

"Ada proyek pembangkit yang alami penyesuaian dari sisi waktu, terutama terkait dengan masih isu pandemi," imbuhnya.

Dia menjelaskan, tambahan suplai bauran porsi ENT ini juga terjadi berkat kenaikan dari sisi pemanfaatan biofuel. Lalu juga kenaikan dari pembangkit listrik EBT yang on grid dengan PLN.

Advertisement

"Ada juga kegiatan-kegiatan terakit dengan PLTS atap, ada juga proyek-proyek yang ada di Kementerian ESDM, khususnya untuk PLTS rooftop di kementerian dan lembaga," paparnya.

Di saat yang sama, sebetulnya terjadi kenaikan juga pada sisi pemanfaatan energi yang bersumber dari minyak dan gas bumi (migas), khususnya yang menggunakan gas alam naik 16 persen.

"Batubara sedikit naik, tapi BBM memang ada sedikit penurunan. Kalau itu semua diakumulasikan, pencapaian dari bauran EBT menuju 23 persen di 2025 sekarang adalah 11,5 persen," tandasnya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Realisasi Penerapan B30 di 2021 Capai 99,9 Persen
Menteri Erick: Batubara pada 2060 Sudah Tidak Terpakai Lagi
Pemerintah Diminta Antisipasi Kenaikan Pengangguran Saat Seluruh PLTU Dipensiunkan
Melihat Perbukitan di China Dipenuhi Panel Surya
Indonesia Punya Peran Strategis Wujudkan Energi Hijau, Ini Saran Ahli Geologi UGM
Gerai McD Ini Pasang Panel Surya dan Turbin Angin

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.