LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Basuki: Ibu hamil di Papua ke Puskesmas bisa meninggal di jalan

Menurutnya, banyak para ibu hamil di Papua sulit mendapatkan Puskesmas dan berakhir meninggal dunia.

2015-02-07 23:16:56
Basuki Hadimuljono
Advertisement

Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said menggandeng Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) untuk membangun akses menuju smelter PT Freeport dan pemukiman pekerjanya. Namun, rencana itu justru belum diketahui Menteri PU-Pera Basuki Hadimuljono.

Usulan itu diungkapkan Sudirman saat rapat dengan Komisi VII DPR. Meski Basuki mengaku belum tahu, namun Jumat pekan depan, dirinya dan Sudirman akan meluncur ke Freeport, Papua.

"Tanggal 13 Februari ini saya mau sama beliau (Sudirman) ke Freeport, ke Puncak Jaya Wijaya," kata Basuki di Medan, Sabtu (7/2).

Untuk pembangunan di Papua, Basuki mengaku terus berkoordinasi dengan para Kementerian terkait. Tidak hanya soal smelter, pembuatan pelabuhan dan puskesmas juga sudah direncanakan. Program tersebut juga telah dimasukkan dalan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RAPBN-P) 2015.

"Saya sudah kirim surat ke Pak Jonan (Menteri Perhubungan), Bu Susi (Menteri Kelautan dan Perikanan/KKP), Nila F Moeloek (Menteri Kesehatan) dan lainnya, untuk lakukan pembangunan," ujarnya.

Basuki merasa sektor kesehatan merupakan hal penting di Indonesia timur, salah satunya dengan mendirikan Puskesmas. Menurutnya, banyak para ibu hamil di Papua sulit mendapatkan Puskesmas dan berakhir meninggal dunia.

"Ibu-ibu hamil (di Papua) itu kalau ke Puskesmas bisa meninggal di jalan. Fatality-nya tinggi," ungkapnya.

Anggota Komisi V DPR Sukur Nababan mengingatkan agar Menteri Basuki lebih gencar melakukan pembangunan Infrastruktur tidak hanya untuk perbatasan. Sebab, banyak wilayah Indonesia yang mungkin lebih tertinggal.

"Ingat, tugas Kementerian PU-Pera itu pertama membangun infrastruktur dan konektivitas," tegas Sukur.

Terkait dengan pembuatan smelter, dia melihat ada hal yang perlu diperhatikan. Pertama, soal keberadaan posisi bahan baku dan smelter sebaiknya berdekatan. Selanjutnya terkait transportasi dan akses menuju smelter. "Kalau konetiviti-nya belum bagus, itu kan belum bisa," terangnya.(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.