Bappenas: Harus ada subsidi untuk energi terbarukan
Campur tangan Pemerintah dibutuhkan dalam mendukung energi baru terbarukan.
Staf Ahli Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bidang Sinergi Ekonomi dan Pembiayaan Bambang Prijambodo mengatakan campur tangan Pemerintah dibutuhkan dalam mendukung energi baru terbarukan. Menurutnya, perlu subsidi pemerintah buat menekan harga minyak yang tinggi.
"Intinya harus ada subsidi, tergantung kemampuan dari kita, bisa dari APBN. Kalau harga minyak turun, produksi relatif lebih mahal, maka harus ada subsidi energi terbarukan," kata Bambang kepada wartawan dalam diskusi Energi Kita yang digelar merdeka.com, RRI, IJTI, IKN, DML, dan sewatama di Jakarta, Minggu (29/11).
Bambang menjelaskan perbedaan harga antar energi fosil dan terbarukan nantinya akan signifikan. Seharunya subsidi silang bisa diberlakukan buat energi baru terbarukan supaya nantinya dalam jangka panjang tak akan merusak pengembangan yang ada maupun harga dipasaran.
"Kalau bedanya terlalu besar, bisa meluluhlantahkan energi terbarukan dalam jangka panjang," kata Bambang. Yang diperlukam dalam jangka panjang, kebijakan harus bergerak di antara votilitas energi, apakah memungkinkan cross subsidi ntara energi. Kalau bisa energi terbarukan bisa terbangun dan tidak punah di tengah jalan," katanya.
Sekarang ini energi fosil lambat laun bakal berkurang. Untuk itu, konsentrasi Pemerintah harus lebih jika nantinya Bahan Bakar Minyak benar habis dikemudian hari.
(mdk/yud)