LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Bantu Nelayan, Erick Thohir Siap Hadirkan Pertashop di Surabaya

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir siap menghadirkan Petrashop di daerah Nambangan, Kenjeran, Surabaya. Hal ini dilakukan setelah mendengarkan keluhan para nelayan mengenai tingginya harga solar, akses modal, dan pemasaran hasil laut.

2021-08-16 14:10:24
Pertashop
Advertisement

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir siap menghadirkan Pertashop di daerah Nambangan, Kenjeran, Surabaya. Hal ini dilakukan setelah mendengarkan keluhan para nelayan mengenai tingginya harga solar, akses modal, dan pemasaran hasil laut.

"Kami akan memikirkan ada Pertashop di daerah Nambangan. Tentunya selain melayani BBM untuk kendaraan, kita akan diskusikan bagaimana solarnya untuk nelayan," kata Menteri Erick, Senin (16/8).

Dia ingin perusahaan-perusahaan BUMN harus memberikan dukungan maksimal agar para nelayan naik kelas. Persoalan bahan bakar yang mahal, pemodalan, serta dukungan distribusi hasil tangkapan harus dicarikan jalan keluar agar kehidupan dan kesejahteraan nelayan meningkat.

Advertisement

Mengenai pemodalan, dirinya akan bicarakan dengan bank Himbara serta PNM agar bisa terlibat lebih jauh. Sedangkan soal distribusi, masih akan didiskusikan bersama dengan stakeholder terkait

"Beri saya waktu karena bicara industri perikanan akan terkait Kementerian lain. In syaa Allah, kami pasti bantu agar nelayan kita bisa naik kelas," ujar Menteri Erick Thohir.

Warga nelayan Nambangan saat ini mengeluhkan biaya solar yang mahal karena tidak punya akses membeli di SPBU sehingga harus dengan eceran. Mereka membelinya dengan harga tinggi Rp 8.000 per liter dengan kualitas solar yang kotor.

Advertisement

Harga resmi solar di SPBU Rp 5.150/liter. Selain itu, mereka memerlukan terbukanya akses yang luas untuk pemodalan dan jalur distribusi hasil tangkapan. "Mengenai pemasaran, saya juga meminta agar para nelayan yang tergabung dalam KNTI, terutama nelayan milenial dan melek teknologi untuk memanfaatkan pemasaran digital," jelasnya.

Dia menambahkan, ada beberapa contoh sukses bagaimana usaha sektor informal, seperti warteg yang penjualannya lebih tinggi melalui akses digital, ketimbang penjualan langsung. Perusahaan BUMN yang bergerak di sektor pemodalan dan perbankan siap membantu untuk pelatihan pemasaran digital.

Baca juga:
Tips Tambah Penghasilan dari Pertashop
Pertamina Catat Peminat Bangun Usaha Pertashop Tembus 4.000 Orang
Permudah Akses Konsumen, Kementerian ESDM Dorong Keberadaan 10.000 Pertashop
Satu Tahun, Pertamina Sebut 207 Pertashop Telah Hadir di Jateng dan DIY

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.