Bank Nobu ramaikan lantai bursa
Bank Nobu menjadi emiten perbankan pertama yang melantai di bursa tahun ini.
Anak usaha group Lippo PT National Nobu Tbk resmi mencatatkan diri sebagai emiten perbankan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Bank Nobu melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) dengan melepas sahamnya ke publik sebesar 52 persen kepemilikan saham atau sejumlah 2,15 miliar lembar saham.
Perseroan ini mempunyai kode emiten NOBU. Harga yang ditetapkan untuk saham NOBU sebesar Rp 375
per saham. Dari hasil penawaran awal (bookbuilding) dengan nominal Rp 100 per saham, dana yang diperoleh dari IPO senilai Rp 600-800 miliar. Dana tersebut untuk mendukung ekspansi kredit perseroan dan juga ditunjukan untuk meningkatkan permodalan aktivitas bisnis.
Pada pembukaan perdagangan saham pukul 09.00 WIB, saham NOBU dibuka dengan harga tertinggi Rp 460 dari harga saham perdana sebesar Rp 375 per saham. Saham juga sempat berada level terendah yaitu Rp 425 per saham. Nilai transaksi saham Rp 1 miliar dengan frekuensi 70 kali dan volume perdagangan 5.000 lot.
Saham NOBU merupakan saham pertama perbankan yang melantai di BEI dalam tahun 2013 dan merupakan emiten ke sembilan.
"NOBU juga merupakan emiten ke 464 juga di keseluruhan emiten di bursa. Harapannya akan memperbaiki good goverment perusahaan sehingga menghasilkan incaran investor di BEI," ujar Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Hoesen saat acara IPO di Gedung BEI, Jakarta, Senin (20/5).
Untuk memperlancar proses IPO, perseroan telah menunjuk PT Ciptadana Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi (lead underwriter).
"Kami ingin menjadi lembaga keuangan yang memberikan kontribusi positif di perusahaan nasional. Kami juga akan mengoptimalkan pertumbuhan kredit kepada para nasabah," ujar Komisaris Utama NOBU, Adrianus Mooy.
Jadwal penawaran perdana saham antara lain emisi bookbuilding pada 12-19 April 2013, penyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 29 April 2013, masa penawaran pada 1-2 Mei 2013, tanggal penjatahan pada 6 Mei 2013, pengembalian uang pemesanan pada 7 Mei 2013 dan distribusi saham secara elektronik pada 7 Mei 2013.
Sekadar diketahui, tahun ini perseroan telah membukukan asetnya sebesar Rp 802,9 miliar yaitu dengan total penyaluran kredit sebesar Rp 282,3 miliar dan telah menghimpun dana masyarakat sebesar Rp 541,6 miliar dan ekuitas perseroan sebesar Rp 255,5 miliar.
(mdk/noe)