Bank Mandiri Terapkan Kerja dari Rumah
Adapun cabang-cabang Bank Mandiri, lanjut Rully, tetap beroperasi normal dengan jam operasional 08.00-15.00 WIB untuk memenuhi kebutuhan nasabah.
Bank Mandiri menerapkan konsep Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah menyusul imbauan pemerintah untuk mengurangi kegiatan di luar rumah. Hal ini untuk mengurangi potensi penyebaran virus corona atau covid-19.
"Dalam kondisi seperti ini, prioritas kami tentu adalah kesehatan serta keselamatan nasabah dan karyawan. Di sebagian besar unit kerja, Bank Mandiri juga mengimplementasikan split team dan Work From Home,” kata Corporate Secretary Bank Mandiri Rully Setiawan dalam keterangannya di Jakarta, Senin (16/3).
Adapun cabang-cabang Bank Mandiri, lanjut Rully, tetap beroperasi normal dengan jam operasional 08.00-15.00 WIB untuk memenuhi kebutuhan nasabah.
Terkait dengan upaya pencegahan penyebaran covid-19, Bank Mandiri menyarankan nasabah dapat menggunakan aplikasi Mandiri Online terbaru yang dapat melayani berbagai kebutuhan transaksi keuangan nasabah.
Bahkan, seiring dengan transformasi digital Bank Mandiri, saat ini masyarakat luas juga dapat melakukan pembukaan rekening tabungan di manapun, tanpa harus datang ke kantor bank maupun bertemu dengan staf perbankan di Bank Mandiri.
"Semua keperluan untuk pembukaan tabungan dapat dilakukan dengan video call," kata Rully.
Selain itu, nasabah juga dapat menggunakan layanan ATM 24 Jam, baik untuk tarik tunai maupun setor tunai. Saat ini, Mandiri memiliki 18.291 unit ATM yang terhubung dalam jaringan ATM Link, ATM Bersama, ATM Prima dan Visa/Plus, EDC serta jaringan e-banking lainnya.
Kantor Cabang Tetap Beroperasi
Presiden Joko Widodo mengimbau agar masyarakat Indonesia bekerja, belajar dan beribadah di rumah. Imbauan ini dikeluarkan karena masifnya penyebaran penyakit saluran pernapasan yang disebabkan virus corona jenis baru (Covid-19).
Corporate Secretary Bank BRI, Amam Sukriyanto mengatakan, pihaknya akan mengimplementasikan imbauan bekerja dari rumah atau work from home. Namun imbauan tersebut tidak dapat sepenuhnya diterapkan oleh Bank BRI.
"Kami akan menerapkan Work From Home bagi pekerja Bank BRI untuk beberapa fungsi di wilayah-wilayah terdampak," kata Amam dalam keterangan pers yang diterima merdeka.com, Jakarta, Senin (16/3).
Selain itu, unit kerja operasional Bank BRI tetap beroperasi dan melayani nasabah seperti biasanya. Meski begitu, pihaknya mengklaim tetap mengedepankan kesehatan dan keselamatan para pegawai.
"Bank BRI tetap mengedepankan kesehatan dan keselamatan para pekerja BRI sesuai dengan arahan yang telah disampaikan oleh pemerintah dan regulator," kata Amam.
(mdk/idr)