LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Bank Mandiri beri pinjaman Rp 2 T bangun Tol Terbanggi Besar-Kayu Agung

Direktur Corporate Banking Bank Mandiri, Royke Tumilaar mengatakan, nilai tersebut meliputi 22 persen dari total kredit sindikasi dari lembaga keuangan dalam negeri sebesar Rp 9,17 triliun. Di samping kredit sindikasi, Hutama Karya juga mendapatkan fasilitas CDS sebesar Rp 5,2 triliun.

2018-10-11 16:48:23
Bank Mandiri
Advertisement

Bank Mandiri menyalurkan kredit investasi berskema sindikasi kepada Hutama Karya dengan limit sebesar Rp 2,041 triliun, untuk pembangunan ruas tol Terbanggi Besar-Kayu Agung sepanjang 185 km.

Direktur Corporate Banking Bank Mandiri, Royke Tumilaar mengatakan, nilai tersebut meliputi 22 persen dari total kredit sindikasi dari lembaga keuangan dalam negeri sebesar Rp 9,17 triliun. Di samping kredit sindikasi, Hutama Karya juga mendapatkan fasilitas CDS sebesar Rp 5,2 triliun untuk memastikan keberlangsungan proyek tersebut.

"Kami memiliki produk-produk pembiayaan yang bisa dimanfaatkan, termasuk pada tahap pembebasan lahan, pembangunan konstruksi maupun tahap pengoperasian," ujar dia di Inaya Hotel, Kamis (11/10).

Advertisement

Menurut dia, keikutsertaan Bank Mandiri dalam sindikasi ini mengindikasikan konsistensi perseroan dalam mendukung sinergi antar BUMN pada program-program strategis pemerintah, khususnya dalam percepatan penyediaan infrastruktur utama.

"Bank Mandiri memiliki komitmen yang kuat dalam pembangunan proyek-proyek infrastruktur penting, seperti pembangunan jalan tol, dan pembangunan bandara maupun pelabuhan laut," ungkap dia.

Dalam kesempatan yang sama, Bank Mandiri bersama perusahaan anak Mandiri Sekuritas dan Mandiri Manajemen Investasi berkerjasama dengan PT Jasa Marga (Persero) Tbk menerbitkan Kontrak Investasi Kolektif Dana Investasi Infrastruktur (KIK-DINFRA).

Advertisement

Produk investasi yang pertama kali diluncurkan tersebut telah memperoleh pernyataan efektif dari OJK pada Kamis, 11 Oktober 2018 dan akan segera diperdagangkan di pasar modal dengan target pengumpulan dana mencapai Rp 1,5 triliun.

Reporter: Septian Deny

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Sri Mulyani sayangkan proyek green infrastructure masih sedikit dan kurang beragam
Pembangunan MRT Bundaran HI-Kampung Bandan dimulai akhir 2018
Bank Mandiri dan Jasa Marga terbitkan alternatif pembiayaan infrastruktur
Sri Mulyani dorong keuangan syariah ikut andil bangun infrastruktur RI
Bos Bank Mandiri: Indonesia butuh USD 1,23 triliun untuk bangun infrastruktur

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.