Bank Mandiri beri kredit Rp 3,96 T bangun pabrik semen Rembang
Jangka waktu dari pinjaman tersebut memiliki masa tenggang (grace period) selama 18 bulan.
PT Semen Gresik mendapatkan fasilitas kredit senilai Rp 3,96 triliun dari PT Bank Mandiri guna meningkatkan pembangunan infrastruktur di Indonesia. Dari total kredit tersebut, sebesar Rp 3,46 triliun digunakan untuk kredit investasi (KI) untuk membangun proyek pabrik semen di Rembang.
"Jadi Rp 3,46 triliun ini untuk pembiayaan proyek pabrik Rembang dengan kapasitas 3 juta ton per tahun. Semoga di kuartal IV-2016 akan bisa beroperasi secara komersial," ujar Direktur Utama PT Semen Gresik Sunardi Prionimurti di kantornya, Jakarta, Jumat (10/6).
Dia menambahkan, sisa kredit sebesar Rp 500 miliar akan digunakan sebagai kredit modal kerja (KMK) untuk pembiayaan kebutuhan modal kerja operasional pada masa pabrik beroperasi komersial.
Dia berharap, kerja sama ini menjadi salah satu bentuk sinergi antar Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam bidang jasa keuangan dengan sektor industri riil. "Mudah-mudahan kerja sama ini bukan yang pertama. Ke depan kerja sama ini semakin baik sehingga menjadi sinergi BUMN yang baik," kata dia.
Sementara itu, Direktur Corporate Banking Bank Mandiri, Royke Tumilar menambahkan jangka waktu dari pinjaman tersebut memiliki masa tenggang (grace period) selama 18 bulan, dengan waktu kredit selama 10 tahun.
"Sedangkan untuk bunganya sendiri kita memakai suku bunga single digit, sesuai dengan yang diinginkan pemerintah," jelas Royke.