LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Bank Jateng siap curi peluang bisnis di gelaran Pilkada tahun depan

"Peluang kita itu bisa membiayai sektor-sektor UMKM yang mereka berbisnis misalnya membuat seperti kaos partai, bendera, logo-logo masing-masing partai dan mereka membutuhkan itu dalam waktu dekat."

2017-11-29 17:31:17
Pilkada Serentak
Advertisement

Tahun 2018 merupakan tahun politik, di mana hampir semua daerah merayakan pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Artinya, akan banyak kegiatan ekonomi yang dilakukan seiring kegiatan kampanye yang digelar.

Sekretaris perusahaan Bank Jateng, Suldiarta mengatakan bahwa pihaknya telah siap menghadapi tahun politik tersebut.

"Kalau perbankan itu kan sebenarnya lembaga yang independen dalam hal sisi dunia politik, kita kan dunia bisnis, kita lebih diminta oleh pemerintah untuk secara maksimal secara lembaga yang bisa mempengaruhi terhadap kemajuan perekonomian negara kita baik secara regional maupun nasional," kata Suldiarta saat ditemui dalam acara Best Banking Brand Awards di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (29/11).

Advertisement

Meski demikian, Suldiarta mengatakan bawa situasi politik di 2018 tidak dapat dihindari. Pihaknya-pun siap mencari peluang bisnis dari gelaran Pilkada.

Peluang tersebut, lanjutnya, berupa peminjaman modal kerja untuk UMKM yang akan memanfaatkan momen kampanye sebagai ladang bisnis. "Peluang kita itu bisa membiayai sektor-sektor UMKM yang mereka berbisnis misalnya membuat seperti kaos partai, bendera, logo-logo masing-masing partai dan mereka membutuhkan itu dalam waktu dekat."

Model bisnis seperti itu, lanjutnya akan membutuhkan pembiayaan yang cepat, sebab bersifat musiman dan jangka pendek. Maka dari itu, Bank Jateng siap memfasilitasi UMKM tersebut.

Advertisement

"Yang seperti ini biasanya dibutuhkan tambahan modal kerja yang sifatnya jangka pendek karena kan tahun politik itu kan jangka pendek, mungkin sudah bisa diawali di awal tahun-lah sudah mulai akan terasa. Mereka biasanya akan mendapatkan pesanan-pesanan yang relatif banyak."

"Pokoknya kita perbankan itu harus selalu siap membantu mereka saudara kita yang membutuhkan baik untuk investasi maupun modal kerja," tutupnya.

Baca juga:
BI targetkan kredit perbankan tumbuh 12 persen & DPK 10 persen di 2018
Awal 2018, Mandiri Utama Finance operasikan unit usaha syariah
MNC Sekuritas gandeng Bank Sinarmas luncurkan rekening saham instan
OJK sebut penerapan ekonomi syariah di Aceh bisa jadi role model
OJK minta perbankan lebih kreatif agar tak tergerus fintech

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.