LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Bank BCA: Gara-gara Kata Outsourcing Kami Kesulitan Mencari Tenaga Alih Daya

Untuk menghilangkan momok ketakutan tersebut, BCA telah mengubah istilah outsourcing dengan istilah mitra kerja di perusahaannya. Dengan begitu, diharapkan dapat mengubah citra yang tadinya negatif menjadi baik.

2019-03-13 19:56:15
BCA
Advertisement

Banyaknya perusahaan yang merekrut tenaga kerja melalui perusahaan penyedia jasa atau dikenal dengan outsourcing (alih daya) menjadi momok menakutkan bagi buruh maupun calon pekerja di Indonesia. Sebab, sistem kerja outsourcing di Indonesia belum lepas dari citra negatif.

Executive Vice President Center Of Digital PT Bank Central Asia, Wani Sabu mengatakan, sebenarnya outsourcing sendiri membuka peluang masyarakat untuk bisa mendapatkan pekerjaan di suatu perusahaan. Namun, ketakutan itu membuat para pekerja kebanyakan resah akan citra negatif tersebut.

"Gara-gara kata outsourcing kadang-kadang kami juga kesulitan mencari karyawan untuk tenaga alih daya ini. Mereka generasi milenial menganggap gini 'ah gua mending nganggur deh dari pada outsourcing' kan kasian juga," ujarnya dalam sebuah diskusi Outsourcing Dibutuhkan Tapi Juga Ditentang, di Hotel Mercure Kota, Jakarta, Rabu (13/3).

Advertisement

Oleh karenanya, untuk menghilangkan momok ketakutan tersebut, BCA telah mengubah istilah outsourcing dengan istilah mitra kerja di perusahaannya. Dengan begitu, diharapkan dapat mengubah citra yang tadinya negatif menjadi baik.

Wani mengatakan, BCA sendiri sebetulnya menggunakan alih daya atau pekerja outsourcing untuk penempatan dibeberapa posisi. Bukan tidak mungkin, BCA juga telah membuka peluang karyawan outsourcing menjadi karyawan tetap apabila memiliki kinerja yang baik.

"Mereka jika berprestasi di perusahaan kami dapat dipercaya bisa jadi karyawan tetap. Jadi bukan sesuatu yang negatif. Bagi adik-adik yang mencari kerja jangan minder di outsourcing," imbuhnya.

Advertisement

Meski telah membuka peluang, namun ada saja sebagian pekerja outsourcing merasa minder setelah beberapa tahun bekerja. Lantaran ada anggapan, perusahaan bakal memutus hubungan kerja setelah kontrak berakhir.

Untuk mengatasi hal tersebut, pihaknya pun turun tangan dengan memberikan motivasi kepada para pekerja outsourcing di akhir masa kontraknya. Ini diharapkan agar para pekerja tersebut tidak lagi memandang bahwa pekerjaan ini menjadi sesuatu yang buruk.

Baca juga:
Asosiasi Akui Banyak Perusahaan Outsourcing Tak Paham Aturan Ketenagakerjaan
Apindo Sebut Banyak Masyarakat Salah Kaprah Tentang Outsourcing
Bahas Outsourcing dan Industri 4.0, Kemnaker Review UU Ketenagakerjaan
Prabowo Ingin Ojek Jadi Angkutan Umum dan Hilangkan Outsourcing
Derita pekerja alih daya
Pengusaha sambut baik niat Jokowi kembangkan bisnis outsourcing

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.