Bank asing lebih rajin beri kredit ke UMKM dibanding bank lokal
"Bank asing lebih banyak yang sudah menyalurkan dibanding dengan bank lokal. Bank lokal yang belum menyalurkan karena tidak ada jaringannya yang mempertemukan usaha besar dan usaha kecil."
Bank Indonesia (BI) mencatat bahwa masih banyak bank yang belum menyalurkan kredit kepada UMKM sesuai dengan rasio, yaitu 20 persen dari total kredit.
Direktur Kepala Departemen Pengembangan UMKM BI, Yunita Resmi Sari mengatakan, sektor UMKM paling besar menyerap tenaga kerja. Namun kontribusi pada PDB masih terbatas.
"UMKM mendominasi unit usaha di indonesia, 99 persen dari dunia usaha. Struktur didominasi usaha mikro dan meningkat ke kecil dan menengah sangat minim dan terbatas atau missing middle sehingga kontribusi kepada PDB masih terbatas," kata Yunita di Gedung BI, Selasa (17/7).
Yunita mengakui, potensi UMKM sangat besar, namun belum sepenuhnya tersentuh oleh fasilitas kredit dari perbankan. "Potensi UMKM yang sangat besar, yang mendapat akses kredit baru 25 persen. dan kredit dari UMKM itu di usaha mikro, tapi kalau dari sisi nominal ada di perdagangan," ujarnya.
Masih dari data BI, bank asing ternyata lebih banyak memberikan kredit bagi pelaku UMKM. "Bank asing lebih banyak yang sudah menyalurkan dibanding dengan bank lokal. Bank lokal yang belum menyalurkan karena tidak ada jaringannya yang mempertemukan usaha besar dan usaha kecil," ujarnya.
Dalam pandangannya, UMKM perlu didukung sebab potensi pertumbuhannya cukup besar yaitu 4,6 persen per tahun dalam 5 tahun terakhir. Sumbangan kepada PDB sekitar 9,8 persen. UMKM juga menjadi sumber aktivitas ekonomi baru di daerah, jika tidak diperhatikan kegiatan tersebut bisa terhenti.
"BI melakukan kebijakan pengembangan UMKM dalam kerangka mendukung tugas utama BI mengendalikan inflasi, bagaimana BI mengembangkan UMKM yang bergerak untuk memproduksi barang untuk menekan inflasi, dan mendorong ekspor. Kenapa harus jadi market ? kita harus jadi produsen."
Baca juga:
Gelar Karya Kreatif Indonesia, BI ingin bawa UMKM lokal tembus pasar internasional
BI temukan uang palsu di Bangka Belitung
BI prediksi pertumbuhan ekonomi kuartal II-2018 capai 5,2 persen
BI minta agar perbankan tidak naikkan suku bunga kredit
BI prediksi inflasi Juli akan terendah dalam tiga tahun terakhir