Bangun perumahan, PTPN dan Perumnas bentuk perusahaan gabungan
Perumahan tersebut memanfaatkan aset tak produktif di Kebun Bekala, Sumatera Utara.
Perum Perumnas dan PTPN II telah menandatangani perjanjian pendirian perusahaan patungan yaitu PT Nusa Dua Bekala PT Propernas Nusa Dua. PT Nusa Dua Bekala akan bergerak di bidang mengelolaan aset (asset management) sementara PT Propernas Nusa Dua sebagai perusahaan properti (developer management).
Menurut Direktur Utama Perumnas, Himawan Arif Sugoto pendirian perusahaan patungan ini merupakan sinergi BUMN untuk memanfaatkan aset tidak produktif PTPN. Aset tersebut berupa lahan seluas 854 hektar.
"Pendirian perusahaan patungan merupakan wujud business to business antara BUMN melalui kerjasama. Dan ini akan memberikan kontribusi besar bagi PTPN II dan Perum Perumnas dan juga negara," ungkap Himawan di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (20/12).
Sinergi BUMN ini juga mendasari kewajiban PTPN II terhadap karyawan yang telah pensiun maupun yang akan pensiun berupa santunan hari tua yang sangat besar. Sehingga PTPN II memberikan alternatif kompensasi santunan hari tua kepada karyawan dalam bentuk rumah siap huni.
"Ini juga solusi bagi pensiunan PTPN II dengan mengoptimalkan pemanfaatan lahan non produktif di lahan eks Kebun Bekala Kecamatan Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang," tambahnya.
Perusahaan patungan ini, lanjut dia, akan berjalan dengan sistem korporasi. Himawan berharap pendirian perusahaan patungan ini menjadi contoh bagi BUMN lain untuk memanfaatkan aset tidak produktifnya.
Sementara itu, Direktur Utama PTPN II, Bhatara Moeda Nasution mengatakan pendirian ini memberikan alternatif kompensasi santunan hari tua, namun Bhatara enggan menyebutkan berapa karyawan yang akan memiliki perumahan ini nantinya.
"Untuk rumah tipe 36 akan mengacu ketentuan harga Kementerian Perumahan Rakyat," tambahnya.
PTPN II memiliki 99 persen saham di PT Nusa Dua Bekala dan Perum Perumnas 1 persen. Perusahaan ini nantinya akan mengelola lahan eks Kebun Bekala dengan status tanah HGU.
Sementara itu PTPN II memiliki saham 49 persen di PT Propernas Nusa Dua, sisanya adalah saham Perumnas. Perusahaan ini nantikan akan melaksanakan perencanaan, pengembangan, pembangunan dan pengelolaan kawasan perusahaan serta pengembangan kawasan komersil, pendidikan, rumah sakit dan fasilitas lainnya bagi karyawan PTPN II dan masyarakat umum.
"Investasi belum dapat dihitung karena sangat luas dan ground breaking nanti Mei 2013," pungkasnya.
(mdk/rin)