LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Bangun pabrik baru, INKA bakal produksi kereta cepat di Tanah Air

PT Industri Kereta Api (Persero) membangun pabrik baru di Banyuwangi, Jawa Timur di tahun ini. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan produksi jenis kereta, yaitu kereta semi cepat dan kereta cepat di Tanah Air. Pabrik ini ditargetkan beroperasi pada 2019.

2018-01-08 18:49:57
BUMN
Advertisement

PT Industri Kereta Api (Persero) membangun pabrik baru di Banyuwangi, Jawa Timur di tahun ini. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan produksi jenis kereta, yaitu kereta semi cepat dan kereta cepat di Tanah Air. Pabrik ini ditargetkan beroperasi pada 2019.

Pelaksana Tugas Direktur Utama PT INKA, M Nur Sodiq mengatakan perseroannya telah mampu membuat kereta penumpang atau barang. Namun, kini saatnya membuat kereta cepat dan semi cepat dengan teknologi yang lebih canggih.

"Kami memang arahnya ke sana kalau melihat perkembangan pasar saat ini, contohnya seperti yang sekarang kereta semi-cepat Jakarta-Surabaya kalau tidak mengembangkannya, kami tidak diajak tender," kata Sodiq seperti dikutip Antara, Senin (8/1).

Advertisement

Executive Vice President INKA Bambang Kushendarto mengatakan peningkatan kapasitas produksi harus dilakukan Inka karena permintaan pasar, terutama pasar luar negeri yang semakin meningkat, seperti Bangladesh. Selain itu, permintaan dalam negeri pun semakin meningkat, seperti untuk LRT Palembang dan Jabodebek serta kereta jarak jauh PT KAI.

Dengan demikian, PT INKA akan mengembangkan teknologi dari baja biasa baja karbon, stainless steel, kemudian ke alumunium yang lebih ringan. Bambang mengatakan pihaknya juga akan menggandeng tenaga ahli dari negara-negara yang memang sudah lebih dahulu mengembangkan teknologi kereta cepat, seperti Jepang dan Jerman.

"Ada beberapa pilihan, bisa Jepang, Jerman karena kami juga sudah bermitra dengan mereka," imbuhnya.

Advertisement

Saat ini, pembangunan pabrik di Banyuwangi dalam tahap studi kelayakan dan pembebasan tanah seluruhnya sudah rampung. Terdapat dua tahap dalam pengerjaannya, di mana tahap 1 membutuhkan investasi Rp 600 miliar dan tahap 2 sekitar Rp 400 miliar.

Secara kapasitas, pabrik di Banyuwangi luasnya empat kali lipat dari yang ada di Madiun. Ditargetkan, pabrik ini mampu memproduksi tiga kereta per hari, dua kali lebih banyak dari pabrik di Madiun.

Baca juga:
INKA akan pasok dua rangkaian kereta ke Filipina senilai Rp 642 miliar
Lebarkan sayap bisnis, INKA mulai rambah pasar Benua Afrika
Pegadaian: Waspadai lelang palsu lewat sosial media
DPR khawatir adanya saham istimewa pemerintah dalam holding BUMN
Pertamina kembali terpilih sebagai penyalur Premium dkk hingga 2022

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.